Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2021

Harga Emas Naik ditengah Pelemahan Dolar, Saham Jelang Putusan Fed

  PT KP Press - Harga emas menguat pada perdagangan hari Rabu (28/7), mendapatkan dukungan dari ekuitas dan dolar yang melemah, meskipun kenaikan terbatas karena pasar dengan hati-hati menunggu petunjuk baru tentang pandangan Federal Reserve AS terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Harga emas di pasar spot naik 0,3% pada $1,804,69 per ounce, pada 07:07 GMT. Emas berjangka AS naik 0,2% menjadi $1,803,40 per ounce. Pernyataan kebijakan Fed dijadwalkan pada 18:00 GMT diikuti oleh konferensi pers oleh Ketua Jerome Powell. Bullion telah merosot 7% pada bulan Juni setelah The Fed memberikan nada hawkish dalam pertemuan terakhirnya. Investor akan mencari petunjuk kapan bank sentral akan mulai mengurangi dukungan moneternya di tengah harga yang naik cepat dan pandangan tentang ancaman yang membayangi dari varian virus corona Delta. (Arl) Sumber : Reuters   PT KP Press Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa 

Emas Berakhir Sedikit Lebih Tinggi, Tapi Tetap di Bawah $1.800

Emas Berakhir Sedikit Lebih Tinggi, Tapi Tetap di Bawah $1.800 PT KP Press   - Emas berjangka berakhir sedikit lebih tinggi pada hari Selasa (27/7), tetapi harga tetap di bawah level kunci $1.800 untuk sesi kedua berturut-turut. Dolar AS diperdagangkan dengan " softer bias," diikuti emas bertahan pada kisaran perdagangan yang ketat, menjelang pengumuman Federal Reserve Rabu tentang kebijakan moneter, ungkap Chintan Karnani, yang merupakan direktur penelitian di Insignia Consultants. Emas mungkin menuju lebih rendah lagi jika The Fed mengindikasikan penghentian awal program pembelian obligasinya pada kuartal keempat, sehingga meningkatkan prospek ekonomi dan mempertahankan sikap sementara terhadap inflasi, katanya. Emas untuk pengiriman Agustus naik 60 sen, atau 0,03%, yang menetap di level $1.799,80 per ons.(yds)   Sumber: Marketwatch   PT KP Press Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa

Ribuan Situs Web Mati karena Pemadaman Global

Ribuan Situs Web Mati karena Pemadaman Global PT Kontak Perkasa - Ribuan situs web di seluruh dunia tidak dapat diakses pada Kamis (22/7) dalam apa yang tampaknya menjadi masalah dengan jaringan distribusi konten yang banyak digunakan. Akamai, mengatakan di situsnya bahwa mereka mengalami "masalah yang muncul dengan layanan DNS Edge." Perusahaan itu kemudian mengatakan masalahnya telah diatasi. "Kami telah melakukan perbaikan untuk masalah ini, dan berdasarkan pengamatan saat ini, layanan ini melanjutkan operasi normal," cuit Akamai. "Kami akan terus memantau untuk memastikan bahwa dampaknya telah sepenuhnya dimitigasi." DNS, atau Domain Name System, adalah direktori yang menghubungkan nama domain dengan alamat protokol internet yang dapat dibaca mesin. Beberapa situs web besar yang terpengaruh termasuk Delta Air Lines, British Airways, Capital One, Go Daddy, Vanguard, UPS, LastPass, AT&T, dan Costco. Jaringn televisi CNBC melaporkan b...

Emas Menghapus Kerugian setelah Kenaikan Klaim Pengangguran

Emas Menghapus Kerugian setelah Kenaikan Klaim Pengangguran   PT Kontak Perkasa - Emas berjangka menghapus penurunan di awal perdagangan hari Kamis (22/7) dengan sedikit lebih tinggi setelah data menunjukkan kenaikan tak terduga dalam klaim tunjangan pengangguran AS pertama kali. Emas untuk pengiriman Agustus naik 90 sen, atau kurang dari 0,1%, menjadi $1,804,30 per ounce di Comex, sementara perak berjangka turun 9 sen, atau 0,4%, menjadi $25,155 per ounce. Emas awalnya melemah, mendapatkan tekanan dari imbal hasil Treasury AS yang terus rebound dari level terendah lima bulan dan penguatan dolar setelah Bank Sentral Eropa mengambil sikap dovish karena menyesuaikan panduan suku bunga yang di adopsi sebelumnya dari target inflasi baru. Dolar memoderasi kenaikannya dan imbal hasil Treasury berbalik lebih rendah, bagaimanapun, setelah data menunjukkan klaim pertama kali untuk tunjangan pengangguran melonjak 51.000 menjadi 419.000 minggu lalu. Imbal hasil pada catatan ...

Pejabat Irak: Bom Pinggir Jalan Tewaskan 30 Orang di Pasar Baghdad

Pejabat Irak: Bom Pinggir Jalan Tewaskan 30 Orang di Pasar Baghdad PT Kontak Perkasa Futures   - Sebuah serangan bom pinggir jalan menarget pinggiran kota Baghdad, Senin (19/7), menewaskan sedikitnya 30 orang dan melukai puluhan lainnya di pasar yang ramai, kata para pejabat medis Irak. Serangan itu terjadi di pasar Wahailat di Kota Sadr, kata militer Irak dalam sebuah pernyataan. Dua pejabat medis mengatakan sedikitnya 30 orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam ledakan dahsyat itu. Mereka berbicara dengan syarat anonim sesuai dengan peraturan. Ledakan itu terjadi sehari sebelum hari Iduladha saat pasar ramai dengan orang yang berbelanja untuk keperluan hari raya itu. Tumpukan barang-barang dagangan teronggok di tanah setelah ledakan. Para pemilik toko menceritakan kepada pasukan keamanan bagaimana ledakan itu terjadi saat mereka menyelamatkan barang-barang apa yang bisa mereka kumpulkan. Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas pengeboman tersebut, ...

Agen Mata-Mata China Disalahkan oleh AS, Pihak Lain Menggunakan Peretas Kontrak

Agen Mata-Mata China Disalahkan oleh AS, Pihak Lain Menggunakan Peretas Kontrak PT Kontak Perkasa Futures - Presiden AS Joe Biden mengatakan dia akan menerima laporan terperinci Selasa tentang peran yang dimainkan badan intelijen sipil China dalam menggunakan ransomware untuk memeras bisnis Amerika. "Mereka masih menentukan dengan tepat apa yang terjadi. Penyelidikan belum selesai," kata presiden pada hari Senin dalam menanggapi pertanyaan wartawan tentang mengapa tidak ada sanksi terhadap Beijing segera menyusul tuduhan publik pemerintahnya bahwa Kementerian Keamanan Negara China menggunakan peretas kontrak kriminal untuk melakukan operasi dunia maya tanpa sanksi secara global, dari mana hacker secara pribadi diuntungkan. Amerika Serikat, bersama dengan NATO, Uni Eropa, Inggris, Jepang, Kanada, Australia, dan Selandia Baru pada hari Senin secara khusus menyalahkan China atas serangan cyber pada bulan Maret yang mempengaruhi puluhan ribu organisasi melalui serv...

Wall St Berakhir Lebih Rendah Karena Varian Delta Memicu Kekhawatiran

Wall St Berakhir Lebih Rendah Karena Varian Delta Memicu Kekhawatiran PT Kontak Perkasa - Wall Street berakhir lebih rendah pada hari Jumat (16/7), terbebani oleh penurunan saham Amazon, Apple dan saham teknologi kelas berat lainnya, sementara investor khawatir tentang peningkatan kasus virus corona terkait dengan varian Delta yang sangat menular. Pada hari Kamis, Los Angeles County mengatakan akan menerapkan kembali perintahnya untuk menggunakan masker pada akhir pekan ini. Pada hari Jumat, pejabat kesehatan masyarakat mengatakan kasus virus corona AS melonjak 70% dari minggu sebelumnya, dengan kematian meningkat 26%. Dow Jones Industrial Average turun 0,86% menjadi berakhir pada 34.686,08 poin, sementara Indeks S&P 500 melemah 0,75% menjadi 4.327,19. Indeks Nasdaq Composite merosot 0,78% menjadi 14.429,43. ( knc ) Sumber : Reuters   Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa PT Kontak Perkasa Futures

Saham Berjangka AS Beragam Jelang Rilis Data Pekerjaan

Saham Berjangka AS Beragam Jelang Rilis Data Pekerjaan   PT Kontak Perkasa Futures - Saham berjangka A.S. beragam dalam perdagangan pagi hari Kamis (15/7) seiring investor bersiap untuk lebih banyak pendapatan perusahaan dan data pasar tenaga kerja. Saham Dow berjangka turun 87 poin. Indeks S&P 500 berjangka berada di bawah garis datar sementara Indeks Nasdaq 100 berjangka sedikit lebih tinggi. Saham berkapitalisasi kecil Russell 2000 kehilangan 1,7% pada Kamis (15/7), membawa kerugian mingguannya menjadi lebih dari 3,4%. Ketua Federal Reserve Jerome Powell - dalam kesaksiannya kepada Komite House tentang Jasa Keuangan - meredam kekhawatiran investor tentang kembalinya kebijakan mudah bank sentral dalam waktu dekat, bahkan dalam menghadapi inflasi. Harga produsen dari bulan Juni menunjukkan inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan. (Tgh) Sumber: CNBC   PT KP Press Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa

Harga Minyak Turun Hampir 1% seiring Meningkatnya Pasokan AS

Harga Minyak Turun Hampir 1% seiring Meningkatnya Pasokan AS   PT Kontak Perkasa Futures - Harga minyak turun hampir 1% pada hari Kamis (15/7), memperpanjang kerugian karena investor bersiap untuk lebih banyak pasokan menyusul pembicaraan antara produsen utama OPEC dan karena stok bahan bakar AS naik, meningkatkan kekhawatiran tentang permintaan di konsumen terbesar dunia. Minyak mentah berjangka Brent untuk September turun 59 sen, atau 0,8%, menjadi $74,17 per barel pada 04:09 GMT, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk Agustus berada di $72,51 per barel, turun 62 sen, atau 0,9%. Kedua tolok ukur turun lebih dari 2% pada hari Rabu (14/7) setelah Reuters melaporkan bahwa Arab Saudi dan UEA mencapai pembicaraan yang akan membuka jalan bagi kesepakatan untuk memasok lebih banyak minyak mentah ke pasar minyak yang ketat dan harga yang melonjak. (Arl) Sumber : Reuters   PT KP Press Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa

Harga Emas Stabil Menjelang Data Inflasi AS

 Harga Emas Stabil Menjelang Data Inflasi AS   PT Kontak Perkasa Futures - Harga emas stabil pada perdagangan hari Selasa (13/7) setelah mencapai level terendah satu minggu di sesi sebelumnya, karena dolar sedikit melemah menjelang data inflasi AS yang dapat menawarkan petunjuk tentang kemungkinan waktu pengetatan kebijakan oleh Federal Reserve. Harga emas di pasar spot naik 0,1% menjadi $1,807.22 per ounce pada 01:20 GMT. Itu jatuh ke level terendah sejak 6 Juli di $1.790,49 pada hari Senin. Emas berjangka AS naik 0,1% menjadi $1,808,1. Indeks dolar turun sekitar 0,1%. Dolar yang lebih lemah membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Konsumen AS memperkirakan ekonomi akan melanjutkan kebangkitannya yang cepat dari pandemi COVID-19 selama tahun depan, dengan perkiraan inflasi, pendapatan, pertumbuhan pendapatan, dan pengeluaran semuanya meningkat pada bulan Juni, menurut survei bulanan yang dirilis pada hari Senin oleh Federal New York. (Arl) Sum...

Emas Berjangka Ditutup Lebih Tinggi dan Menandai Kenaikan Mingguan Tertajam

Emas Berjangka Ditutup Lebih Tinggi dan Menandai Kenaikan Mingguan Tertajam PT KP Press - Emas berjangka membukukan kenaikan yang solid pada hari Jumat (9/7), membantu komoditas untuk menandai kenaikan mingguan ketiga berturut-turut, karena ketidakstabilan dalam saham, dolar AS yang mereda dan imbal hasil yang surut dengan cepat membuktikan sikap bullish untuk emas batangan. Emas untuk pengiriman Agustus diperdagangkan naik $10,40, atau 0,6%, untuk menetap di $1,810,60 per ounce, dengan kenaikan mingguan 1,53%, berdasarkan level penutupan Jumat lalu. Kenaikan mingguan ini adalah yang ketiga berturut-turut untuk logam mulia dan yang tertajam sejak pekan yang berakhir 21 Mei, menurut data FactSet, menggarisbawahi tren naik yang bertahan pada logam kuning. Sebuah grafik emas yang membentuknya salib emas di awal minggu ini. Dolar yang lebih lemah kemungkinan merupakan katalis utama untuk kenaikan emas. Dolar AS yang turun 0,2% pada hari Jumat dan turun menjadi datar pada mi...

Dirjen WHO: Dunia dalam Titik Berbahaya Pandemi COVID-19

Dirjen WHO: Dunia dalam Titik Berbahaya Pandemi COVID-19   PT Kontak Perkasa Futures - Pemimpin Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada wartawan, Rabu (7/7) menyatakan dunia berada pada titik berbahaya dalam pandemi COVID 19, ketika berbagai varian COVID-19 yang terus menyebar secara cepat karena upaya vaksinasi global yang tidak merata. Dari kantor pusat WHO di Jenewa, Tedros menyampaikan beberapa negara dengan tingkat vaksinasi tinggi merencanakan peluncuran suntikan vaksin penguat (booster) dalam beberapa bulan mendatang dan melonggarkan prokes termasuk jarak sosial seolah-olah pandemi sudah berakhir. Akan tetapi kepala WHO itu menguraikan pandangannya berkaitan dengan "ketidaksetaraan yang mengejutkan dalam vaksinasi," dan kehadiran varian virus corona yang sangat menular penyebab COVID-19, di banyak negara di setiap wilayah di dunia sehingga mereka menghadapi lonjakan tajam infeksi serta opname di rumah sakit. Tedros menegaskan ...

Dolar Mendekati Level Tertinggi 3-bulan pasca Risalah Fed

PT KP Press -  Dolar diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam tiga bulan versus mata uang utama pada Kamis (8/7) setelah risalah pertemuan kebijakan Federal Reserve Juni mengkonfirmasi bank sentral terbesar dunia itu bergerak menuju pengurangan pembelian asetnya segera tahun ini. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam rivalnya, bertahan di 92,702, sedikit berubah, ketika pada hari Rabu menyentuh 92,844 untuk pertama kalinya sejak 5 April. Pejabat Fed mengatakan kemajuan substansial lebih lanjut pada pemulihan ekonomi "umumnya dipandang belum terpenuhi," meskipun para peserta memperkirakan kemajuan akan berlanjut dan setuju bahwa mereka harus siap untuk bertindak jika inflasi atau risiko lain terwujud, menurut risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal  (FOMC) bulan Juni. Dolar diperdagangkan pada $ 1,1792 per euro, hanya dari puncak tiga bulan $ 1,17815 yang disentuh semalam, ketika data Jerman menimbulkan keraguan tentang kekuatan pemulihan ekonomi Eropa....

Biden Undang Tamu ke Gedung Putih untuk Rayakan Hari Kemerdekaan

Biden Undang Tamu ke Gedung Putih untuk Rayakan Hari Kemerdekaan   PT Kontak Perkasa - Dalam perhelatan terbesar pertamanya sejak dilantik, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menjamu sebuah pesta di Gedung Putih dalam rangka Hari Kemerdekaan 4 Juli pada Minggu (4/7). "Amerika bangkit lagi bersama-sama," kata Biden. "Hari ini, kita semakin dekat untuk menyatakan kemerdekaan dari virus mematikan." Gedung Putih dibuka bagi ratusan tamu undangan, Minggu (4/7), dengan menyajikan hamburger dan lain-lain. Di antara tamu yang diundang adalah para pekerja esensial yang membantu respons pandemi COVID-19 serta para keluarga militer. Dalam pidatonya Minggu (4/7), Biden mengimbau mereka yang belum divaksin agar segera melakukannya. "Rakyat Amerika -- itu hal paling patriotik yang bisa kalian lakukan," katanya. Pemerintah telah memasang target 70 persen warga dewasa AS divaksin sebelum 4 Juli. Angka dicapai sangat dekat, yaitu sekitar 67 persen telah...

Analis - Minggu Ini Harga Emas Berpeluang Break Out, Ini Alasannya

 Analis - Minggu Ini Harga Emas Berpeluang Break Out, Ini Alasannya PT Kontak Perkasa Futures - Emas bisa memperlihatkan reli signifikan di atas level $1.800 per ons minggu ini setelah rilis risalah rapat kebijakan moneter Federal Reserve bulan Juni, analis mengatakan kepada Kitco News. Salah satu peristiwa terbesar yang harus diperhatikan minggu ini adalah risalah rapat kebijakan moneter Federal Reserve. Pertemuan, yang berlangsung pada pertengahan Juni, memicu aksi jual emas yang signifikan. "Pasar mengharapkan kemiringan hawkish , dan apa pun yang memberi tahu kita bahwa tidak ada kemiringan hawkish , hal itu sedikit kurang dari yang diperkirakan orang. Anda bisa mendapatkan reli besar dalam emas," kepala strategi global TD Securities Bart Melek mengatakan kepada Kitco News . Pelaku pasar akan memantau dengan cermat apakah komentar hawkish yang dibuat oleh beberapa anggota Fed selama beberapa minggu terakhir sesuai dengan catatan dari risalah rapat. "Ri...

Bailey Peringatkan Agar Tidak Berlebihan dalam Bereaksi Terhadap Kenaikan Inflasi

Bailey Peringatkan Agar Tidak Berlebihan dalam Bereaksi Terhadap Kenaikan Inflasi   PT Kontak Perkasa futures - Gubernur Bank of England Andrew Bailey mengatakan pada hari Kamis bahwa penting untuk tidak bereaksi berlebihan terhadap kenaikan inflasi yang kemungkinan akan terbukti sementara selama pemulihan ekonomi Inggris dari krisis COVID-19. Menggemakan pesan dari pertemuan kebijakan BoE Juni pekan lalu, Bailey mengatakan alasan mengapa bank sentral berpikir inflasi tidak akan terbukti persisten adalah "beralasan". "Penting untuk tidak bereaksi berlebihan terhadap pertumbuhan dan inflasi kuat yang bersifat sementara, untuk memastikan bahwa pemulihan tidak dirusak oleh pengetatan prematur dalam kondisi moneter," kata Bailey dalam versi online dari pidato tahunan Mansion House kepada para pemimpin keuangan dan industri jasa. Dia menambahkan bahwa BoE akan mengawasi dengan hati-hati tanda-tanda tekanan inflasi yang lebih persisten. "Dan jika kami...

Dolar Gapai Level Tertinggi 15 Bulan vs Yen

 Dolar Gapai Level Tertinggi 15 Bulan vs Yen PT Kontak Perkasa Futures   - Dolar menyentuh level tertinggi baru 15-bulan terhadap yen dan melayang di dekat puncak multi-bulan terhadap mata uang utama lainnya pada hari Kamis (1/7), menjelang laporan pekerjaan utama AS yang akan menawarkan petunjuk mengenai kapan Federal Reserve akan mulai mengurangi program stimulusnya. Mata uang AS naik setinggi 111,165 yen untuk pertama kalinya sejak 26 Maret 2020, sebelum sedikit melemah kembali ke 111,055. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang lainnya, bertahan tepat di bawah level puncak 2,5 bulan di 92,451 yang dicapai Rabu, naik tipis hari ini ke 92,402. Euro turun tipis menjadi $ 1,1851 setelah merosot serendah $ 1,1845 pada hari Rabu untuk pertama kalinya sejak 6 April. Imbal hasil Treasury AS dengan tenor 10-tahun terus melemah di Asia, turun ke 1,4630% setelah penurunan tiga hari. Dolar Aussie, dilihat sebagai proxy untuk selera risiko, turun 0,2%...