Skip to main content

Kontak Perkasa | Kalau 4G Sudah Rata, Telkomsel Pilih Matikan 3G atau 2G?

Kalau 4G Sudah Rata, Telkomsel Pilih Matikan 3G atau 2G?

Kontak Perkasa - Telkomsel mengungkapkan bahwa mereka belum ada niatan untuk mematikan 2G seiring penggelaran 4G terus dilakukan. Operator seluler ini bahkan lebih memilih mematikan 3G ketimbang 2G.

Manager Media Relation Telkomsel Singue Kilatmaka mengatakan, Telkomsel sampai saat ini terus menyediakan layanan 4G mereka di seluruh Indonesia, termasuk di daerah-daerah alias di luar kota besar.

"Sudah hampir semua, pembangunan kita tidak lagi 3G, semua sudah jaringan terbaru 4G. 3G yang sudah ada di-embed 4G. Bukan diganti ya, karena masalah mengganti 3G ke 4G itu lihat wilayahnya. Kalau sudah semua 4G, kita ganti 3G-nya. Kalau bertahap, kita tambahkan 4G," ungkap dia di Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Baca Juga : Menengok prospek bisnis investasi di tahun politik

"4G kalau sudah dimanfaatkan, kita bisa tinggalkan salah satu jaringan. Telkomsel mungkin sudah sounding kalau kita arahnya akan mengurangi 3G, karena kita sudah punya 4G, nggak perlu double layer istilahnya. Kalau sudah 4G semua, sudah enak," sambungnya.

Dijelaskannya, keputusan itu dilatarbelakangi frekuensi yang dipakai layanan 4G bisa disinkronkan dengan layanan 2G. Menurut Singue, kalau secara personal corporate, itu lebih mengutungkan.

"(2G dimatikan) sampai saat ini belum (dimatikan) karena kebutuhannya masih ada, masih cukup tinggi. (3G) dimatikan segera, enggak akan dilihat dulu. Pak Ririek (mantan Dirut Telkomsel) juga bilang berpotensi untuk dimatikan 3G ketimbang 2G," ungkap dia.

Meski demikian, Telkomsel belum bisa memastikan kapan pastinya layanan 3G tersebut dimatikan total, begitu juga berapa jumlah pelanggannya yang menggunakan layanan tersebut. Namun yang pasti dari dari jumlah pelanggannya, 70% merupakan pengguna data.

Comments

Popular posts from this blog

Aset Haven Meningkat Terkait Penembakan Pembangkit Nuklir, Emas Naik

  Aset Haven Meningkat Terkait Penembakan Pembangkit Nuklir, Emas Naik Kontak Perkasa Futures  - Emas naik karena meningkatnya permintaan untuk aset haven, setelah penembakan pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa yang menimbulkan kekhawatiran atas keamanan fasilitas di Ukraina. Bullion menuju kenaikan mingguan karena investor mempertimbangkan dampak ekonomi dari invasi Rusia. Lonjakan harga minyak telah memicu kekhawatiran mengenai pertumbuhan global dan risiko inflasi. Sementara harga emas di pasar spot naik sebanyak 0,8% menjadi $1,950.88 per ons, sebelum diperdagangkan pada $1,940,74 pada 09:24 pagi di Singapura. Harga naik lebih dari 2% pekan ini. Palladium bertambah 1,6%, membawa kenaikan pekan ini menjadi sekitar 19%, di tengah kekhawatiran atas potensi gangguan pasokan karena Rusia memproduksi sekitar 40% dari logam yang ditambang secara global. Perak stabil dan platinum naik.(yds) Sumber: Bloomberg PT KP Press Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa PT Ko...

Emas Naik ke Tertingginya 8-Bulan Saat Risiko Ukraina Tingkatkan Permintaan Aset Safe Haven

  Emas Naik ke Tertingginya 8-Bulan Saat Risiko Ukraina Tingkatkan Permintaan Aset Safe Haven PT Kontak Perkasa  - Emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari delapan bulan karena kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan geopolitik memicu permintaan untuk aset haven. Bullion baru saja mencatatkan kenaikan tiga minggu berturut-turut, didorong lebih tinggi oleh kemungkinan konflik di Eropa. Dalam perkembangan terakhir, AS telah mengatakan kepada sekutunya bahwa setiap invasi Rusia ke Ukraina berpotensi membuatnya menargetkan beberapa kota di luar ibu kota Kyiv, menurut tiga orang yang mengetahui masalah tersebut. Presiden Joe Biden mengatakan pada hari Jumat bahwa dia sekarang yakin Presiden Rusia Vladimir Putin telah memutuskan untuk bergerak melawan Ukraina dan bahwa invasi - termasuk serangan di Kyiv - dapat terjadi dalam beberapa hari. Moskow terus menyangkal rencananya untuk menyerang tetangganya yang lebih kecil dan mengatakan telah menarik pasukan kembali dari daerah d...

Bursa Tokyo Dibuka Lebih Tinggi pada Rabu

  Bursa Tokyo Dibuka Lebih Tinggi pada Rabu PT Kontak Perkasa  -  Bursa Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Rabu (16/2) memperpanjang reli Wall Street di tengah meredanya kekhawatiran akan invasi Rusia ke Ukraina. Indeks acuan Nikkei 225 naik 1,42 persen atau 381,03 poin menjadi 27.246,22 pada awal perdagangan, sedangkan Indeks Topix yang lebih luas menguat 1,30 persen atau 24,94 poin menjadi 1.939,64. ( knc ) Sumber : AFP PT KP PRESS Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa PT Kontak Perkasa Futures