Skip to main content

Kontak Perkasa | Pemerintah Akan Hitung Ulang Jumlah Utang Lapindo

Pemerintah Akan Hitung Ulang Jumlah Utang Lapindo

Kontak Perkasa - Kementerian Keuangan akan menghitung ulang jumlah utang PT Minarak Lapindo Jaya kepada pemerintah yang sebelumnya diperkirakan Rp773,38 miliar untuk membayar ganti rugi kepada masyarakat yang terdampak semburan lumpur. Hitung ulang utang dirasa perlu karena pemerintah belum memasukkan bunga pinjaman.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Isa Rachmatarwata mengatakan utang sebesar Rp773,38 miliar itu baru pokok utangnya saja. Namun, sesuai perjanjian pemerintah dengan Lapindo pada 2015 silam, pinjaman itu tentu tetap harus dikenakan bunga pinjaman yang berada di kisaran 4 persen per tahun.

"Jadi rencananya kami akan undang Lapindo untuk rekonsiliasi angkanya (jumlah total utangnya) berapa," jelas Isa di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Selasa (25/6).

Baca Juga : Menengok prospek bisnis investasi di tahun politik

Hanya saja, ia tak menyebut, kapan pertemuan itu sejatinya akan berlangsung. Namun, ia berharap bisa bertemu dengan Lapindo secepatnya. Apalagi, tenggat pembayaran utang Lapindo seharusnya jatuh pada bulan depan.

"Dan janjinya sejak awal kan adalah membayar cicilan utang itu empat kali selama empat tahun, yang artinya jatuh temponya di tahun ini," terang Isa.

Sebelumnya, pemerintah mengatakan bahwa Lapindo baru membayar 10 persen dari total jumlah utangnya ke pemerintah. Namun, Bakrie Group berjanji akan melunasi utang kepada pemerintah atas dana talangan untuk masyarakat korban lumpur Lapindo sesuai tenggat waktu yang ditentukan.

Direktur Bakrie Group Anindya Novyan Bakrie menjelaskan pihaknya berkomitmen untuk membayarkan seluruh ganti rugi kepada masyarakat korban lumpur Lapindo sesuai tenggat waktu. Saat ini, ia mengaku pihaknya telah mengeluarkan uang ganti rugi mencapai triliunan rupiah.

"Jangankan jumlah yang dari pemerintah, yang di luar pemerintah jumlahnya sudah triliunan, dan itu datang dari dana private group (dana internal). Jadi, memang komitmennya dari awal sama," tandas Anindya kepada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.

Comments

Popular posts from this blog

Aset Haven Meningkat Terkait Penembakan Pembangkit Nuklir, Emas Naik

  Aset Haven Meningkat Terkait Penembakan Pembangkit Nuklir, Emas Naik Kontak Perkasa Futures  - Emas naik karena meningkatnya permintaan untuk aset haven, setelah penembakan pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa yang menimbulkan kekhawatiran atas keamanan fasilitas di Ukraina. Bullion menuju kenaikan mingguan karena investor mempertimbangkan dampak ekonomi dari invasi Rusia. Lonjakan harga minyak telah memicu kekhawatiran mengenai pertumbuhan global dan risiko inflasi. Sementara harga emas di pasar spot naik sebanyak 0,8% menjadi $1,950.88 per ons, sebelum diperdagangkan pada $1,940,74 pada 09:24 pagi di Singapura. Harga naik lebih dari 2% pekan ini. Palladium bertambah 1,6%, membawa kenaikan pekan ini menjadi sekitar 19%, di tengah kekhawatiran atas potensi gangguan pasokan karena Rusia memproduksi sekitar 40% dari logam yang ditambang secara global. Perak stabil dan platinum naik.(yds) Sumber: Bloomberg PT KP Press Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa PT Ko...

Emas Naik ke Tertingginya 8-Bulan Saat Risiko Ukraina Tingkatkan Permintaan Aset Safe Haven

  Emas Naik ke Tertingginya 8-Bulan Saat Risiko Ukraina Tingkatkan Permintaan Aset Safe Haven PT Kontak Perkasa  - Emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari delapan bulan karena kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan geopolitik memicu permintaan untuk aset haven. Bullion baru saja mencatatkan kenaikan tiga minggu berturut-turut, didorong lebih tinggi oleh kemungkinan konflik di Eropa. Dalam perkembangan terakhir, AS telah mengatakan kepada sekutunya bahwa setiap invasi Rusia ke Ukraina berpotensi membuatnya menargetkan beberapa kota di luar ibu kota Kyiv, menurut tiga orang yang mengetahui masalah tersebut. Presiden Joe Biden mengatakan pada hari Jumat bahwa dia sekarang yakin Presiden Rusia Vladimir Putin telah memutuskan untuk bergerak melawan Ukraina dan bahwa invasi - termasuk serangan di Kyiv - dapat terjadi dalam beberapa hari. Moskow terus menyangkal rencananya untuk menyerang tetangganya yang lebih kecil dan mengatakan telah menarik pasukan kembali dari daerah d...

Bursa Tokyo Dibuka Lebih Tinggi pada Rabu

  Bursa Tokyo Dibuka Lebih Tinggi pada Rabu PT Kontak Perkasa  -  Bursa Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Rabu (16/2) memperpanjang reli Wall Street di tengah meredanya kekhawatiran akan invasi Rusia ke Ukraina. Indeks acuan Nikkei 225 naik 1,42 persen atau 381,03 poin menjadi 27.246,22 pada awal perdagangan, sedangkan Indeks Topix yang lebih luas menguat 1,30 persen atau 24,94 poin menjadi 1.939,64. ( knc ) Sumber : AFP PT KP PRESS Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa PT Kontak Perkasa Futures