Skip to main content

Kontak Perkasa | Perusahaan Hong Kong Mau Beli Tol Waskita

Perusahaan Hong Kong Mau Beli Tol Waskita

Kontak Perkasa - PT Waskita Toll Road (WTR) sudah mendapatkan investor untuk dua ruas jalan tol yang sahamnya dijual. Perusahaan asal Hong Kong menjadi salah satu kandidat terkuat.

Anak usaha PT Waskita Karya (WSKT) ini juga mengaku telah menawarkan kepada perusahaan dalam negeri. Namun, tawaran yang dilontarkan masih di bawah ekspektasi.

Lalu, kapan perusahaan Hong Kong itu mulai eksekusi pembelian sahamnya, lantas akan menjadi pemegang saham mayoritas atau malah menjadi operator jalan tol?

PT Waskita Toll Road (WTR) mengungkapkan sedang menjual dua ruas jalan tol dari 18 jalan tol yang hingga saat ini dikelolanya. Penjualan dua ruas jalan tol tersebut dilakukan dengan cara divestasi saham.

Direktur Utama WTR Herwidiakto mengatakan salah satu perusahaan yang sudah siap membeli berasal dari Hong Kong.

"Tapi kan sekarang tetap masih proses, bukan sudah putus. Itu belum. Yang dari Hong Kong ini lebih serius," kata Herwidiakto di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Dua ruas yang dimaksud adalah Solo-Ngawi dan Ngawi-Kertosono. Adapun, pihak WTR pun membuka kesempatan kepada perusahaan dalam negeri untuk terlibat dalam pembelian dua ruas jalan tol tersebut. Hanya saja, tawarannya masih di bawah perusahaan asal Hong Kong.

Kementerian PUPR lewat Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) meminta pihak PT Waskita Toll Road (WTR) memastikan calon pembeli dua ruas tol yang dijualnya merupakan perusahaan yang kompeten. Kepala BPJT Danang Parikesit mengatakan pihak WTR jangan sampai konsesi yang dijual diserahkan ke perusahaan yang abal-abal.

"Penginnya mereka masuk lalu serius menjadi bagian dari BUJT," kata Danang di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas

Danang mengungkapkan, salah satu perusahaan yang kompeten juga menjadi syarat atau kriteria dari pemerintah yang harus dipenuhi oleh WTR.

Adapun, lanjut Danang, salah satu yang bisa memastikan perusahaan asal Hong Kong tersebut kompeten atau abal-abal bisa dari laporan keuangannya.

"Kalau proses di kami ada kapasitas financial keuangan dari perusahaan itu ada EBITDA dan itu kita teliti jangan sampai yang masuk abal-abal kan," jelas dia.

Hingga saat ini, perusahaan Hong Kong menjadi yang paling serius dan dealnya diprediksi akan terjadi pada Agustus 2019.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan, perusahaan asal Hong Kong tersebut bisa menjadi pemegang saham sekaligus operator atau pengelola jalan tol tersebut.

"Bisa dua-duanya," kata Danang di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Danang menjelaskan, penguasaan saham oleh pihak asing di perusahaan dalam negeri khususnya sektor jalan tol belum ada aturannya untuk menjadi mayoritas pemegang saham. Namun belum tentu perusahaan tersebut akan menjadi operator tol tersebut.

Comments

Popular posts from this blog

Aset Haven Meningkat Terkait Penembakan Pembangkit Nuklir, Emas Naik

  Aset Haven Meningkat Terkait Penembakan Pembangkit Nuklir, Emas Naik Kontak Perkasa Futures  - Emas naik karena meningkatnya permintaan untuk aset haven, setelah penembakan pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa yang menimbulkan kekhawatiran atas keamanan fasilitas di Ukraina. Bullion menuju kenaikan mingguan karena investor mempertimbangkan dampak ekonomi dari invasi Rusia. Lonjakan harga minyak telah memicu kekhawatiran mengenai pertumbuhan global dan risiko inflasi. Sementara harga emas di pasar spot naik sebanyak 0,8% menjadi $1,950.88 per ons, sebelum diperdagangkan pada $1,940,74 pada 09:24 pagi di Singapura. Harga naik lebih dari 2% pekan ini. Palladium bertambah 1,6%, membawa kenaikan pekan ini menjadi sekitar 19%, di tengah kekhawatiran atas potensi gangguan pasokan karena Rusia memproduksi sekitar 40% dari logam yang ditambang secara global. Perak stabil dan platinum naik.(yds) Sumber: Bloomberg PT KP Press Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa PT Ko...

Emas Naik ke Tertingginya 8-Bulan Saat Risiko Ukraina Tingkatkan Permintaan Aset Safe Haven

  Emas Naik ke Tertingginya 8-Bulan Saat Risiko Ukraina Tingkatkan Permintaan Aset Safe Haven PT Kontak Perkasa  - Emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari delapan bulan karena kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan geopolitik memicu permintaan untuk aset haven. Bullion baru saja mencatatkan kenaikan tiga minggu berturut-turut, didorong lebih tinggi oleh kemungkinan konflik di Eropa. Dalam perkembangan terakhir, AS telah mengatakan kepada sekutunya bahwa setiap invasi Rusia ke Ukraina berpotensi membuatnya menargetkan beberapa kota di luar ibu kota Kyiv, menurut tiga orang yang mengetahui masalah tersebut. Presiden Joe Biden mengatakan pada hari Jumat bahwa dia sekarang yakin Presiden Rusia Vladimir Putin telah memutuskan untuk bergerak melawan Ukraina dan bahwa invasi - termasuk serangan di Kyiv - dapat terjadi dalam beberapa hari. Moskow terus menyangkal rencananya untuk menyerang tetangganya yang lebih kecil dan mengatakan telah menarik pasukan kembali dari daerah d...

Bursa Tokyo Dibuka Lebih Tinggi pada Rabu

  Bursa Tokyo Dibuka Lebih Tinggi pada Rabu PT Kontak Perkasa  -  Bursa Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Rabu (16/2) memperpanjang reli Wall Street di tengah meredanya kekhawatiran akan invasi Rusia ke Ukraina. Indeks acuan Nikkei 225 naik 1,42 persen atau 381,03 poin menjadi 27.246,22 pada awal perdagangan, sedangkan Indeks Topix yang lebih luas menguat 1,30 persen atau 24,94 poin menjadi 1.939,64. ( knc ) Sumber : AFP PT KP PRESS Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa PT Kontak Perkasa Futures