Skip to main content

Jokowi Pertimbangkan Perppu KPK, Komisi III F-PDIP: DPR Tak Intervensi

Jokowi Pertimbangkan Perppu KPK, Komisi III F-PDIP: DPR Tak Intervensi


Kontak Perkasa Futures - Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi PDIP Herman Hery menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mempertimbangkan menerbitkan peraturan pemerintah pengganti UU (Perppu) KPK yang baru disahkan DPR. Herman menegaskan, pihak DPR tidak akan mengintervensi Jokowi.

"Terkait keputusan presiden iya atau tidak, DPR tidak mengintervensi presiden, itu hak presiden dengan sejumlah prasyarat menerbitkan Perppu, tentu presiden lebih tahu dan sudah tahu," kata Herman kepada wartawan, Kamis (26/9/2019).

Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas

Herman mempersilakan Jokowi mendengarkan masukan dari tokoh maupun masyarakat terkait penerbitan Perppu KPK karena terdapat pasal-pasal kontroversial dalam UU tersebut. Pasal-pasal kontroversial yang terdapat dalam UU KPK terbaru adalah kewenangan SP3 untuk menyetop penanganan perkara, adanya dewan pengawas, hingga pegawai KPK berstatus aparatur sipil negara (ASN).

"Namun tentu untuk menerbitkan Perppu ada sejumlah syarat, apakah dalam keadaan darurat, keadaan yang istimewa, kami nggak tahu. Yang perlu diketahui bahwa UU KPK telah bergulir dan sudah disahkan, itu ada kesepakatan DPR dan pemerintah," ujar Herman.

Desakan untuk menerbitkan Perppu KPK sebelumnya sudah disuarakan kepada Jokowi. Pada Kamis (26/9), Jokowi mempertimbangkan untuk menerbitkan Perppu KPK setelah mendengar berbagai masukan.

"Banyak sekali masukan-masukan juga diberikan kepada kita, utamanya penerbitan Perppu, tentu saja ini akan kita segera hitung, kita kalkulasi," kata Jokowi dalam jumpa pers bersama para tokoh di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (26/9).

Baca Juga : Menengok prospek bisnis investasi di tahun politik

Comments

Popular posts from this blog

Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta

  Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta PT Kontak Perkasa Futures - Saham Asia gagal mengikuti penutupan yang kuat di Wall Street dengan kekhawatiran tentang penyebaran virus corona varian Delta membebani sentimen bahkan setelah data inflasi AS meredakan kekhawatiran Federal Reserve akan terburu-buru untuk mengurangi dukungan ekonominya. Data itu juga menyebabkan dolar mundur terhadap sebagian besar mata uang utama dan imbal hasil Treasury AS turun tipis semalam meskipun keduanya lebih stabil di jam Asia. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,25% pada awal perdagangan, terseret oleh penurunan 0,24% pada saham bluchip China. Indeks Hong Kong turun 0,2% sementara saham Australia sebagian besar datar dan Nikkei Jepang naik 0,35%. (Tgh) Sumber: Reuters PT KP PRESS PT KONTAK PERKASA FUTURES PT KONTAK PERKASA