Skip to main content

Pelajar Merokok Saat Demo, Dokter: Tanda Kurang Kesadaran Masalah

Pelajar Merokok Saat Demo, Dokter: Tanda Kurang Kesadaran Masalah

PT Kontak Perkasa Futures - Pada hari Senin (30/9/2019) beberapa kelompok pelajar melakukan aksi demo di belakang gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan berakhir ricuh. Di antaranya ada yang tertangkap kamera sedang asyik menghisap rokok.

Hal ini mengundang perhatian karena disebut ahli jadi gambaran miris kondisi perokok muda di Indonesia yang terus meningkat. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 persentase perilaku merokok di kalangan remaja ada sekitar 9,1 persen, lebih besar dari tahun 2013 yakni 7,2 persen.

Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik

"Betul kita punya masalah dengan perokok muda," komentar praktisi kesehatan dan guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr Ari Fahrial Syam, pada detikcom dan ditulis Selasa (1/10/2019).

Perilaku merokok di usia muda ini dijelaskan juga oleh dr Amalia Usmaianti dari program Nusantara Sehat bisa tumbuh subur karena minim peran keluarga dalam mengawasi perilaku anak. Menurut wanita yang akrab disapa dokter Amel ini sebetulnya para pelajar merokok bukan kurang pengetahuan soal bahaya rokok, tetapi kurang kesadaran.

Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas

"Itu tadi karena keluarga cuek. Karena kalau dibilang kurang pengetahuan, ini di kota juga masih banyak (pelajar merokok -red). Sebenarnya sih sudah pada tahu bahaya merokok, cuma kesadarannya enggak baik," kata dr Amel.

Menurut dr Amel bila memang para pelajar memiliki kesadaran masalah yang baik, seharusnya merokok jadi prioritas utama yang harus diselesaikan sebelum demo turun ke jalan-jalan.

"Anak-anak ini ngerokok bisa karena kesempatan, merasa enggak diawasi. Padahal ini dululah yang diperbaiki, kesehatan," kata dr Amel.

Comments

Popular posts from this blog

Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta

  Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta PT Kontak Perkasa Futures - Saham Asia gagal mengikuti penutupan yang kuat di Wall Street dengan kekhawatiran tentang penyebaran virus corona varian Delta membebani sentimen bahkan setelah data inflasi AS meredakan kekhawatiran Federal Reserve akan terburu-buru untuk mengurangi dukungan ekonominya. Data itu juga menyebabkan dolar mundur terhadap sebagian besar mata uang utama dan imbal hasil Treasury AS turun tipis semalam meskipun keduanya lebih stabil di jam Asia. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,25% pada awal perdagangan, terseret oleh penurunan 0,24% pada saham bluchip China. Indeks Hong Kong turun 0,2% sementara saham Australia sebagian besar datar dan Nikkei Jepang naik 0,35%. (Tgh) Sumber: Reuters PT KP PRESS PT KONTAK PERKASA FUTURES PT KONTAK PERKASA