Skip to main content

Ida Fauziah, Eks Guru SMA yang Kini Jadi Menaker Jokowi

Ida Fauziah, Eks Guru SMA yang Kini Jadi Menaker Jokowi 


PT Kontak Perkasa Futures - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat Ida Fauziah sebagai menteri ketenagakerjaan pada Kabinet Indonesia Maju. Hal ini diungkapkan Jokowi di Istana Negara, Rabu (23/10).

"Ibu Ida Fauziah Menteri Tenaga Kerja, urusan pendidikan industri, perlindungan pekerjaan migran," kata Jokowi.

Ida di sini menggantikan posisi Hanif Dhakiri yang sebelumnya menduduki posisi menteri ketenagakerjaan pada masa pemerintahan Jokowi jilid pertama.

Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas

Perempuan kelahiran Mojokerto pada 1969 silam ini memiliki latar belakang sebagai politikus. Ia telah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sejak 1999 hingga 2019 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Detailnya, Ida menjadi Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) dan Wakil Ketua Komisi II di sektor otonomi daerah dan pertanahan pada periode 2009 sampai 2012.

Kemudian, 2012 hingga 2014 Ida ditugaskan sebagai Ketua Komisi VIII DPR RI untuk menangani Departemen Agama, Departemen Sosial, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia dan Zakat.

Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik

Selanjutnya, Ida ditempatkan di Badan Anggaran (Banggar) dan Komisi I yang ditugaskan di sektor pertahanan, intelijen, komunikasi, dan informatika pada 2014 hingga akhir September 2019.

Ida mewakili Jawa Timur untuk daerah Jombang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Mojokerto, Nganjuk, Kota Madiun, dan Kota Mojokerto selama duduk di parlemen.

Sebelum menjadi anggota DPR, Ida sempat menjadi seorang guru di MAPK, Jombang selama 1994 hingga 1999 silam. Ia juga pernah mengajar di SMA Khadijah, Surabaya pada 1997 sampai 1999.

Comments

Popular posts from this blog

Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta

  Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta PT Kontak Perkasa Futures - Saham Asia gagal mengikuti penutupan yang kuat di Wall Street dengan kekhawatiran tentang penyebaran virus corona varian Delta membebani sentimen bahkan setelah data inflasi AS meredakan kekhawatiran Federal Reserve akan terburu-buru untuk mengurangi dukungan ekonominya. Data itu juga menyebabkan dolar mundur terhadap sebagian besar mata uang utama dan imbal hasil Treasury AS turun tipis semalam meskipun keduanya lebih stabil di jam Asia. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,25% pada awal perdagangan, terseret oleh penurunan 0,24% pada saham bluchip China. Indeks Hong Kong turun 0,2% sementara saham Australia sebagian besar datar dan Nikkei Jepang naik 0,35%. (Tgh) Sumber: Reuters PT KP PRESS PT KONTAK PERKASA FUTURES PT KONTAK PERKASA