Peringati Hari Santri, Ribuan Santri di Madiun Gelar Shalat Minta Hujan
Kontak Perkasa Futures - Ribuan santri menggelar shalat istisqa atau shalat minta hujan, usai mengikuti apel akbar Hari Santri di Alun-Alun Regsojati Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (22/10/2019).
Santri dan santriwati dari berbagai wilayah di Kabupaten Madiun berjajar rapi membentuk barisan menghadap kiblat.
Mereka mengikuti shalat istisqa di tengah terik matahari usai mengikuti apel santri.
Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik
Tak hanya santri, Bupati Madiun Ahmad Dawami bersama Wakil Bupati Hari Wuryanto dan anggota Forpimda mengikuti shalat.
Setelah itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Madiun KH Ahmad Mizan Basyari memimpin dan memanjatkan doa memohan hujan segera turun di Kabupaten Madiun.
" Shalat istisqa ini digelar, karena hujan belum juga datang di Kabupaten Madiun. Padahal petani saat ini sudah membutuhkan air agar tanamannya tidak mati," ujar Ahmad Dawami yang akrab disapa Kaji Mbing.
Kaji Mbing berharap hujan segera turun, sehingga para petani tidak mengalami bencana kekeringan.
Dengan demikian, petani di Kabupaten Madiun tidak mengalami gagal panen.
Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas
Santri dan santriwati dari berbagai wilayah di Kabupaten Madiun berjajar rapi membentuk barisan menghadap kiblat.
Mereka mengikuti shalat istisqa di tengah terik matahari usai mengikuti apel santri.
Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik
Tak hanya santri, Bupati Madiun Ahmad Dawami bersama Wakil Bupati Hari Wuryanto dan anggota Forpimda mengikuti shalat.
Setelah itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Madiun KH Ahmad Mizan Basyari memimpin dan memanjatkan doa memohan hujan segera turun di Kabupaten Madiun.
" Shalat istisqa ini digelar, karena hujan belum juga datang di Kabupaten Madiun. Padahal petani saat ini sudah membutuhkan air agar tanamannya tidak mati," ujar Ahmad Dawami yang akrab disapa Kaji Mbing.
Kaji Mbing berharap hujan segera turun, sehingga para petani tidak mengalami bencana kekeringan.
Dengan demikian, petani di Kabupaten Madiun tidak mengalami gagal panen.
Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas

Comments
Post a Comment