Skip to main content

Warga Korea Minta Pelaku Komentar Jahat Sulli Dihukum Berat

Warga Korea Minta Pelaku Komentar Jahat Sulli Dihukum Berat 

PT Kontak Perkasa Futures - asyarakat Korea membuat petisi usai kabar mengejutkan tentang kematian penyanyi dan aktris Sulli pada Senin (14/10). Terungkap bahwa Sulli selama ini menderita depresi karena sejumlah besar komentar kebencian dari pengguna di balik akun anonim di berbagai media sosial.

Satu hari setelah berita tragis itu tersebar, petisi muncul melalui situs web petisi nasional Korea. Petisi tersebut berjudul, "Kami menuntut hukuman berat bagi mereka yang meninggalkan komentar kebencian yang menyebabkan kematian f(x) Sulli."

Dalam keterangan lebih lanjut, pembuat petisi menuliskan, "Kami menuntut hukuman berat bagi mereka yang meninggalkan komentar kebencian yang akhirnya menyebabkan kematian Sulli. Juga korban lain seperti Jonghyun yang telah menderita karena komentar kebencian ini yang menghasilkan keputusan yang mengerikan."

Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik

"Jika undang-undang tidak diubah, lebih banyak peristiwa seperti ini dapat terjadi. Harap revisi undang-undang sehingga mereka yang meninggalkan komentar kebencian dapat menerima hukuman berat," tambah pembuat petisi.

Sulli mengambil jeda dari industri hiburan pada tahun 2014 karena komentar dan rumor kebencian. Dia juga meninggalkan girl group besutan SM Entertainment f (x). Pada tahun 2018, dalam sebuah acara televisi dia mengaku menderita sosiofobia dan gangguan kepanikan.

Petisi lain dimulai dengan harapan agar hukum setempat diubah sehingga semua nama asli pengguna internet bisa terungkap. Dalam keterangan, petisi ini menyatakan bahwa, 'mengungkapkan nama asli pengguna di internet sangat penting dalam melindungi hak-hak orang lain'.

Penyanyi dan aktris bernama asli Choi Jin-ri tersebut meninggal dunia pada Senin (14/10) pukul 15.21 waktu setempat di kediamannya di Seongnam-si, Gyeonggi-do. Sulli ditemukan tewas oleh sang manajer setelah tak bisa dihubungi sejak satu hari sebelumnya.

Baca Juga :Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas

Paramedis di tempat kejadian mengatakan bahwa Sulli ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa. Dia dilaporkan menderita depresi berat. Saat ini, polisi masih menyelidiki insiden itu, dengan anggapan bahwa Sulli membuat pilihan ekstrem dengan mengakhiri hidupnya sendiri.

Kabar kematian Sulli pun telah dikonfirmasi pihak agensi beberapa waktu usai kejadian.

"Mohon maaf kami harus memberitahu semua orang dan membagikan kabar yang amat sedih. Sulli telah meninggalkan kita. Situasinya begitu sulit dipercaya dan kami dalam keadaan sedih," demikian tertulis di awal pernyataan, dikutip dari Daum.

SM melanjutkan, "Demi menghormati keluarga yang ditinggalkan, mohon jangan menyebarkan desas-desus atau kabar bersifat spekulatif. Kami mengungkapkan belasungkawa terdalam kami untuk mendiang, yang menempuh jalan terakhirnya."

Comments

Popular posts from this blog

Aset Haven Meningkat Terkait Penembakan Pembangkit Nuklir, Emas Naik

  Aset Haven Meningkat Terkait Penembakan Pembangkit Nuklir, Emas Naik Kontak Perkasa Futures  - Emas naik karena meningkatnya permintaan untuk aset haven, setelah penembakan pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa yang menimbulkan kekhawatiran atas keamanan fasilitas di Ukraina. Bullion menuju kenaikan mingguan karena investor mempertimbangkan dampak ekonomi dari invasi Rusia. Lonjakan harga minyak telah memicu kekhawatiran mengenai pertumbuhan global dan risiko inflasi. Sementara harga emas di pasar spot naik sebanyak 0,8% menjadi $1,950.88 per ons, sebelum diperdagangkan pada $1,940,74 pada 09:24 pagi di Singapura. Harga naik lebih dari 2% pekan ini. Palladium bertambah 1,6%, membawa kenaikan pekan ini menjadi sekitar 19%, di tengah kekhawatiran atas potensi gangguan pasokan karena Rusia memproduksi sekitar 40% dari logam yang ditambang secara global. Perak stabil dan platinum naik.(yds) Sumber: Bloomberg PT KP Press Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa PT Ko...

Emas Naik ke Tertingginya 8-Bulan Saat Risiko Ukraina Tingkatkan Permintaan Aset Safe Haven

  Emas Naik ke Tertingginya 8-Bulan Saat Risiko Ukraina Tingkatkan Permintaan Aset Safe Haven PT Kontak Perkasa  - Emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari delapan bulan karena kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan geopolitik memicu permintaan untuk aset haven. Bullion baru saja mencatatkan kenaikan tiga minggu berturut-turut, didorong lebih tinggi oleh kemungkinan konflik di Eropa. Dalam perkembangan terakhir, AS telah mengatakan kepada sekutunya bahwa setiap invasi Rusia ke Ukraina berpotensi membuatnya menargetkan beberapa kota di luar ibu kota Kyiv, menurut tiga orang yang mengetahui masalah tersebut. Presiden Joe Biden mengatakan pada hari Jumat bahwa dia sekarang yakin Presiden Rusia Vladimir Putin telah memutuskan untuk bergerak melawan Ukraina dan bahwa invasi - termasuk serangan di Kyiv - dapat terjadi dalam beberapa hari. Moskow terus menyangkal rencananya untuk menyerang tetangganya yang lebih kecil dan mengatakan telah menarik pasukan kembali dari daerah d...

Bursa Tokyo Dibuka Lebih Tinggi pada Rabu

  Bursa Tokyo Dibuka Lebih Tinggi pada Rabu PT Kontak Perkasa  -  Bursa Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Rabu (16/2) memperpanjang reli Wall Street di tengah meredanya kekhawatiran akan invasi Rusia ke Ukraina. Indeks acuan Nikkei 225 naik 1,42 persen atau 381,03 poin menjadi 27.246,22 pada awal perdagangan, sedangkan Indeks Topix yang lebih luas menguat 1,30 persen atau 24,94 poin menjadi 1.939,64. ( knc ) Sumber : AFP PT KP PRESS Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa PT Kontak Perkasa Futures