Skip to main content

FBR Demo Diusir Parkir Minimarket Bekasi: Kami Setor ke Pemda

FBR Demo Diusir Parkir Minimarket Bekasi: Kami Setor ke Pemda 

Kontak Perkasa Futures - Forum Betawi Rempug (FBR) Kota Bekasi menjadi sorotan publik usai aksi demo menuntut pengelolaan parkir sejumlah minimarket di Kota Bekasi, pekan lalu.

Dari sejumlah video yang beredar di media sosial, FBR bersama sejumlah ormas gabungan menuntut pengelolaan parkir di sejumlah minimarket di Kota Bekasi. Total ada lebih dari 600 minimarket tersebar di daerah penyangga ibu kota tersebut.

Ketua FBR Kota Bekasi, Noval Said mengatakan, aksi unjuk rasa pada 23 Oktober 2019 itu berawal dari penolakan salah satu pengelola minimarket di Bekasi dengan kehadiran juru parkir dari pihak ormas. Noval mengatakan, pihaknya merasa terusir oleh pengusaha tersebut, yang dituding memiliki beking aparat mulai dari polisi hingga TNI.

"Kami sebagai putra daerah merasa tersinggung. Padahal juru parkir yang kami tempatkan punya payung hukum. Kita sudah berkoordinasi dengan Bapenda, melalui UPTD kecamatan Rawalumbu. Kami pun bagikan hasil pengelolaan parkir," kata Noval saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (4/11).

Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik

Seperti diketahui, ratusan anggota ormas di Bekasi turun ke jalan atas peristiwa tersebut. Mereka berunjuk rasa di sepanjang Jalan Siliwangi, Kelurahan Bojongrawalumbu. Mereka membentangkan spanduk di areal depan SPBU 34-17145, tempat yang berdampingan dengan lokasi mereka terusir dari minimarket.

Dalam aspirasinya, pengunjuk rasa menuduh pihak penegak hukum memihak atau membekingi oknum pengusaha yang dinilai menyalahi aturan.

"Kami tak ingin menuntut macam-macam. Hanya ingin diberdayakan sebagai putra daerah. Pengelolaan parkir, dari pendapatan yang kami terima juga kami berikan ke pemda. Kami tahu PAD Kota Bekasi yang sedang bangkrut," kata Noval menegaskan.

Namun demikian, Noval membantah pihaknya menuntut seluruh parkir minimarket di Bekasi yang jumlahnya ratusan untuk dikelola ormas. Seperti diketahui, dari video tersebut diketahui tuntutan meluas agar pengelolaan parkir diberikan kepada seluruh ormas di Bekasi.

Baca Juga : Menengok prospek bisnis investasi di tahun politik

"Tidak, itu hanya tuntutan yang berkembang di lapangan (saat demo). Kita tidak membawa agenda itu," tegas Noval.

Pemerintah Kota Bekasi belum merespons polemik campur tangan ormas di isu pengelolaan parkir tersebut. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Aan Suhanda masih menolak berkomentar setelah beberapa kali dihubungi.

"Saya masih rapat. Nanti, nanti," kata Aan saat dihubungi.

Comments

Popular posts from this blog

Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta

  Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta PT Kontak Perkasa Futures - Saham Asia gagal mengikuti penutupan yang kuat di Wall Street dengan kekhawatiran tentang penyebaran virus corona varian Delta membebani sentimen bahkan setelah data inflasi AS meredakan kekhawatiran Federal Reserve akan terburu-buru untuk mengurangi dukungan ekonominya. Data itu juga menyebabkan dolar mundur terhadap sebagian besar mata uang utama dan imbal hasil Treasury AS turun tipis semalam meskipun keduanya lebih stabil di jam Asia. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,25% pada awal perdagangan, terseret oleh penurunan 0,24% pada saham bluchip China. Indeks Hong Kong turun 0,2% sementara saham Australia sebagian besar datar dan Nikkei Jepang naik 0,35%. (Tgh) Sumber: Reuters PT KP PRESS PT KONTAK PERKASA FUTURES PT KONTAK PERKASA