Skip to main content

Terkuak! Ini Sebab Merpati Tak Kunjung Dapat Suntikan Modal Investor

Terkuak! Ini Sebab Merpati Tak Kunjung Dapat Suntikan Modal Investor

PT Kontak Perkasa - PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) atau MNA tak kunjung terbang hingga saat ini. Sebab, untuk bisa terbang Merpati mesti mendapat suntikan modal dari investor.

Sementara, investor yakni PT Intra Asia Corpora yang berniat menyuntik modal Rp 6,4 triliun tak kunjung masuk karena belum ada keputusan untuk pelepasan saham atau privatisasi.

"Iya lah. Ini bukan kesimpulan ya. Bukan privatisasi dulu baru investor masuk. Tapi sampai dengan investor masuk pasti harus ada privatisasi karena proposalnya kemarin privitisasi. Sekarang seperti apa, masih nunggu," kata Direktur Utama MNA Asep Eka Nugraha di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Jakarta, Senin (4/11/2019).

Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik

Dia menuturkan, pemerintah belum memberi restu untuk privatisasi. Dia melanjutkan, untuk privatisasi sendiri Merpati harus melakukan restukturisasi utang maupun bisnis Merpati.

"Belum ada kan emang (persetujuan). Kan di antara privatisasi kan ada restrukturisasi. Mana ada privatisasi sebelum ada restrukturisasi. Restrukturisasi diselesaikan dulu," jelasnya.

Terkait rencana Merpati terbang lagi, Asep belum bisa menjelaskan secara rinci. Sebab, untuk menerbangkan kembali pesawat, pihaknya juga harus melakukan perhitungan sesuai dengan perdamaian (homologasi).

Baca Juga : Menengok prospek bisnis investasi di tahun politik

"Setiap ada pergerakan pesawat Merpati terbang itu yang akan menjadi triger untuk grace period tentang penerapan homologasi on. Nah itu yang benar-benar harus dihitung oleh kita Garuda, bersama-sama termasuk agen restrukturisasi dan tim (Kementerian) BUMN mana yang benar bergerak dihitung mana yang akan men-triger on," jelasnya.

Untuk benar-benar bisa terbang sendiri, Merpati saat ini menggandeng PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk bisnis kargo di Papua. Dalam kerja sama ini, Merpati akan memanfaatan satu pesawat Garuda pada tahap awal yang rencananya diluncurkan pada 10 November 2019 mendatang.

Comments

Popular posts from this blog

Aset Haven Meningkat Terkait Penembakan Pembangkit Nuklir, Emas Naik

  Aset Haven Meningkat Terkait Penembakan Pembangkit Nuklir, Emas Naik Kontak Perkasa Futures  - Emas naik karena meningkatnya permintaan untuk aset haven, setelah penembakan pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa yang menimbulkan kekhawatiran atas keamanan fasilitas di Ukraina. Bullion menuju kenaikan mingguan karena investor mempertimbangkan dampak ekonomi dari invasi Rusia. Lonjakan harga minyak telah memicu kekhawatiran mengenai pertumbuhan global dan risiko inflasi. Sementara harga emas di pasar spot naik sebanyak 0,8% menjadi $1,950.88 per ons, sebelum diperdagangkan pada $1,940,74 pada 09:24 pagi di Singapura. Harga naik lebih dari 2% pekan ini. Palladium bertambah 1,6%, membawa kenaikan pekan ini menjadi sekitar 19%, di tengah kekhawatiran atas potensi gangguan pasokan karena Rusia memproduksi sekitar 40% dari logam yang ditambang secara global. Perak stabil dan platinum naik.(yds) Sumber: Bloomberg PT KP Press Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa PT Ko...

Emas Naik ke Tertingginya 8-Bulan Saat Risiko Ukraina Tingkatkan Permintaan Aset Safe Haven

  Emas Naik ke Tertingginya 8-Bulan Saat Risiko Ukraina Tingkatkan Permintaan Aset Safe Haven PT Kontak Perkasa  - Emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari delapan bulan karena kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan geopolitik memicu permintaan untuk aset haven. Bullion baru saja mencatatkan kenaikan tiga minggu berturut-turut, didorong lebih tinggi oleh kemungkinan konflik di Eropa. Dalam perkembangan terakhir, AS telah mengatakan kepada sekutunya bahwa setiap invasi Rusia ke Ukraina berpotensi membuatnya menargetkan beberapa kota di luar ibu kota Kyiv, menurut tiga orang yang mengetahui masalah tersebut. Presiden Joe Biden mengatakan pada hari Jumat bahwa dia sekarang yakin Presiden Rusia Vladimir Putin telah memutuskan untuk bergerak melawan Ukraina dan bahwa invasi - termasuk serangan di Kyiv - dapat terjadi dalam beberapa hari. Moskow terus menyangkal rencananya untuk menyerang tetangganya yang lebih kecil dan mengatakan telah menarik pasukan kembali dari daerah d...

Bursa Tokyo Dibuka Lebih Tinggi pada Rabu

  Bursa Tokyo Dibuka Lebih Tinggi pada Rabu PT Kontak Perkasa  -  Bursa Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Rabu (16/2) memperpanjang reli Wall Street di tengah meredanya kekhawatiran akan invasi Rusia ke Ukraina. Indeks acuan Nikkei 225 naik 1,42 persen atau 381,03 poin menjadi 27.246,22 pada awal perdagangan, sedangkan Indeks Topix yang lebih luas menguat 1,30 persen atau 24,94 poin menjadi 1.939,64. ( knc ) Sumber : AFP PT KP PRESS Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa PT Kontak Perkasa Futures