Skip to main content

5 Program Legendaris yang Pernah Tayang di TVRI

5 Program Legendaris yang Pernah Tayang di TVRI 

Kontak Perkasa Futures - Televisi Republik Indonesia atau TVRI kembali menjadi pembicaraan publik pada Jumat (17/1) pagi. Direktur Utama Helmy Yahya diberhentikan pada Kamis (16/1) dan mengundang reaksi karyawan yang lantas menyegel kantor Dewan Pengawas (Dewas).

Kisruh TVRI ini sudah terjadi sejak akhir tahun lalu. Pada awal Desember, tanpa alasan yang pasti beredar surat penonaktifan Helmy selaku Direktur Utama. Helmy menentang Surat Keputusan Dewan Pengawas LPP TVRI Nomor 3 Tahun 2019 tertanggal 4 Desember itu, mengatakan keputusan tersebut cacat hukum.

Menkominfo Johnny G. Plate yang menilai kisruh ini sudah berjalan lama, kemudian menggelar mediasi secara terpisah antara Helmy Yahya dan Ketua Dewan Pengawas TVRI Arief Hidayat Thamrin di kantor Kemenkominfo, Jumat (6/12).

Baca Juga : Menengok prospek bisnis investasi di tahun politik

Masalah itu membuat masyarakat kembali mengingat TVRI yang pernah menjadi satu-satunya pilihan masyarakat. Mengudara sejak 24 Agustus 1962, saluran ini memiliki acara-acara yang kini jadi legenda, seiring dengan bertambahnya pilihan di kotak elektronik televisi.


Beberapa program pun pernah menjadi idola publik, selalu dinanti dan disimak seperti serial animasi Voltus V ataupun Dunia Dalam Berita. Berikut adalah sejumlah program TVRI yang masih lekat di ingatan.

Dunia dalam Berita

Sebelumnya, program ini bertajuk Berita Dunia. Ia adalah program berita mancanegara yang tayang setiap hari dengan durasi 30 menit sejak pukul 21.00 WIB.

Dunia dalam Berita tayang mulai tahun 1973, namun harus mengakui kekalahan rating pada 2008. Selama berpuluh tahun, penonton selalu ingat format program yang menampilkan dua pembawa acara dengan dandanan formal.

Serial Si Unyil

Kehidupan Unyil merupakan film seri TVRI yang ditayangkan setiap hari Minggu pagi sejak 1981 sampai 1993. Serial ini begitu legendaris, dengan karakter utama berbentuk boneka bernama Unyil dan sejumlah karakter pendukung seperti Pak Ogah dan Pak Raden.

Si Unyil lantas berpindah tayang ke stasiun RCTI pada 2002, lalu ke TPI pada 2003. Empat tahun kemudian, program itu diperbarui dengan nama Laptop Si Unyil.

Kuis Berpacu Dalam Melodi

Acara kuis yang merupakan ide Ani Sumadi ini pernah menjadi favorit keluarga-keluarga Indonesia. Tayang pertama kali di TVRI selama 10 tahun, Berpacu Dalam Melodi sempat berpindah-pindah stasiun.

BDM musim pertama, tayang pada 1988-1998 dipandu oleh Koes Hendratmo. Terbagi dalam lima musim, program ini memiliki hampir dua ribu episode.

Serial Losmen

Di era 1980-an, tak ada yang tak mengenal keluarga Broto yang mengelola sebuah losmen. Serial asli Indonesia ini menampilkan Mieke Widjaya, Mathias Muchus, Ide Leman, sampai Dewi Yull.

Sampai hari ini, Losmen diingat sebagai salah satu karya anak bangsa yang mengesankan dengan akting berkualitas.

Kuis Siapa Dia?

Kuis ini memiliki konsep sederhana, yakni memberikan petunjuk-petunjuk kecil tentang subyek yang harus ditebak peserta kuis. Istilah dalam program Siapa Dia?, 'mystery guest'.

Dibawakan oleh mendiang Aom Kusman yang memiliki pembawaan serius dan kaku, keseruan Siapa Dia? tak jarang mewarnai ruang tengah di rumah-rumah ketika penonton mencoba ikut menebak. Selain itu, program ini memiliki lagu tema yang sangat khas, yang terinspirasi dari Payung Fantasi gubahan Ismail Marzuki.

Comments

Popular posts from this blog

Aset Haven Meningkat Terkait Penembakan Pembangkit Nuklir, Emas Naik

  Aset Haven Meningkat Terkait Penembakan Pembangkit Nuklir, Emas Naik Kontak Perkasa Futures  - Emas naik karena meningkatnya permintaan untuk aset haven, setelah penembakan pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa yang menimbulkan kekhawatiran atas keamanan fasilitas di Ukraina. Bullion menuju kenaikan mingguan karena investor mempertimbangkan dampak ekonomi dari invasi Rusia. Lonjakan harga minyak telah memicu kekhawatiran mengenai pertumbuhan global dan risiko inflasi. Sementara harga emas di pasar spot naik sebanyak 0,8% menjadi $1,950.88 per ons, sebelum diperdagangkan pada $1,940,74 pada 09:24 pagi di Singapura. Harga naik lebih dari 2% pekan ini. Palladium bertambah 1,6%, membawa kenaikan pekan ini menjadi sekitar 19%, di tengah kekhawatiran atas potensi gangguan pasokan karena Rusia memproduksi sekitar 40% dari logam yang ditambang secara global. Perak stabil dan platinum naik.(yds) Sumber: Bloomberg PT KP Press Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa PT Ko...

Emas Naik ke Tertingginya 8-Bulan Saat Risiko Ukraina Tingkatkan Permintaan Aset Safe Haven

  Emas Naik ke Tertingginya 8-Bulan Saat Risiko Ukraina Tingkatkan Permintaan Aset Safe Haven PT Kontak Perkasa  - Emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari delapan bulan karena kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan geopolitik memicu permintaan untuk aset haven. Bullion baru saja mencatatkan kenaikan tiga minggu berturut-turut, didorong lebih tinggi oleh kemungkinan konflik di Eropa. Dalam perkembangan terakhir, AS telah mengatakan kepada sekutunya bahwa setiap invasi Rusia ke Ukraina berpotensi membuatnya menargetkan beberapa kota di luar ibu kota Kyiv, menurut tiga orang yang mengetahui masalah tersebut. Presiden Joe Biden mengatakan pada hari Jumat bahwa dia sekarang yakin Presiden Rusia Vladimir Putin telah memutuskan untuk bergerak melawan Ukraina dan bahwa invasi - termasuk serangan di Kyiv - dapat terjadi dalam beberapa hari. Moskow terus menyangkal rencananya untuk menyerang tetangganya yang lebih kecil dan mengatakan telah menarik pasukan kembali dari daerah d...

Bursa Tokyo Dibuka Lebih Tinggi pada Rabu

  Bursa Tokyo Dibuka Lebih Tinggi pada Rabu PT Kontak Perkasa  -  Bursa Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Rabu (16/2) memperpanjang reli Wall Street di tengah meredanya kekhawatiran akan invasi Rusia ke Ukraina. Indeks acuan Nikkei 225 naik 1,42 persen atau 381,03 poin menjadi 27.246,22 pada awal perdagangan, sedangkan Indeks Topix yang lebih luas menguat 1,30 persen atau 24,94 poin menjadi 1.939,64. ( knc ) Sumber : AFP PT KP PRESS Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa PT Kontak Perkasa Futures