Skip to main content

Investor Mengamati Perkembangan Virus, Pembicaraan Iran Minyak Dekati $64

PT KP Press - Minyak diperdagangkan mendekati $64 per barel karena investor menilai tanda-tanda lebih lanjut bahwa pemulihan Amerika Serikat  dari pandemi serta kemajuan dalam pembicaraan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran yang dapat memacu peningkatan pasokan minyak mentah global.

Minyak West Texas Intermediate 0,2% lebih tinggi, setelah naik 2,5% pada hari Jumat. Penyebaran virus corona di AS terus melambat, dengan negara itu mengakhiri pekan pertamanya sejak Juni dengan tidak ada kasus infeksi melebihi 30.000. Tingkat kematian terus menurun di Prancis dan Italia, pertanda baik untuk permintaan energi.

WTI untuk pengiriman Juli naik 0,2% menjadi $ 63,69 per barel di New York Mercantile Exchange pada 7:51 pagi di Singapura.

Meski melonjak pada hari Jumat, harga turun 2,7% pekan lalu.

Brent untuk pengiriman Juli naik 0,1% menjadi $ 66,51 per barel di ICE Futures Europe exchange.(yds)


Sumber: Bloomberg


PT Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT KP Press

Comments

Popular posts from this blog

Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta

  Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta PT Kontak Perkasa Futures - Saham Asia gagal mengikuti penutupan yang kuat di Wall Street dengan kekhawatiran tentang penyebaran virus corona varian Delta membebani sentimen bahkan setelah data inflasi AS meredakan kekhawatiran Federal Reserve akan terburu-buru untuk mengurangi dukungan ekonominya. Data itu juga menyebabkan dolar mundur terhadap sebagian besar mata uang utama dan imbal hasil Treasury AS turun tipis semalam meskipun keduanya lebih stabil di jam Asia. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,25% pada awal perdagangan, terseret oleh penurunan 0,24% pada saham bluchip China. Indeks Hong Kong turun 0,2% sementara saham Australia sebagian besar datar dan Nikkei Jepang naik 0,35%. (Tgh) Sumber: Reuters PT KP PRESS PT KONTAK PERKASA FUTURES PT KONTAK PERKASA