Skip to main content

Emas Berakhir di Level Terendah Sejak April Terbebani Penguatan Dolar AS


PT KP PressEmas berjangka berakhir dengan turun tajam pada hari Selasa (29/6), menghindari penurunan yang lebih nyata untuk komoditas yang mengalami penurunan sebanyak 1,7% pada titik nadir sesi.

Emas terbebani oleh kenaikan imbal hasil untuk utang pemerintah dan penguatan dolar AS. Emas untuk pengiriman Agustus ditutup turun 1% pada $1.763,60 per ounce, menandai level terendah untuk kontrak teraktif sejak sekitar pertengahan April, menurut data FactSet.

Pada puncak perrdagangan hari Selasa, emas batangan berada di jalur untuk penurunan bulanan terburuk, turun sekitar 8% pada Juni sejauh ini, sejak 2013. Catatan Treasury 10-tahun berada di sekitar 1,48% sementara Indeks Dolar naik 0,2% pada hari.

Greenback yang lebih kuat dapat membuat logam mulia yang dipatok dalam dolar lebih mahal bagi pembeli luar negeri, sementara imbal hasil obligasi yang lebih tinggi dapat meningkatkan biaya peluang untuk membeli Treasurys versus emas dan perak yang tidak menawarkan imbal hasil. (Arl)


Sumber : Marketwatch


PT Kontak Perkasa Futures
PT Kontak Perkasa
PT KP Press

Comments

Popular posts from this blog

Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta

  Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta PT Kontak Perkasa Futures - Saham Asia gagal mengikuti penutupan yang kuat di Wall Street dengan kekhawatiran tentang penyebaran virus corona varian Delta membebani sentimen bahkan setelah data inflasi AS meredakan kekhawatiran Federal Reserve akan terburu-buru untuk mengurangi dukungan ekonominya. Data itu juga menyebabkan dolar mundur terhadap sebagian besar mata uang utama dan imbal hasil Treasury AS turun tipis semalam meskipun keduanya lebih stabil di jam Asia. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,25% pada awal perdagangan, terseret oleh penurunan 0,24% pada saham bluchip China. Indeks Hong Kong turun 0,2% sementara saham Australia sebagian besar datar dan Nikkei Jepang naik 0,35%. (Tgh) Sumber: Reuters PT KP PRESS PT KONTAK PERKASA FUTURES PT KONTAK PERKASA