Skip to main content

Fed Pertahankan Suku Bunga, Pembelian Obligasi Stabil; Sinyal Kenaikan di 2023

Fed Pertahankan Suku Bunga, Pembelian Obligasi Stabil; Sinyal Kenaikan di 2023


 

PT Kontak Perkasa - Federal Reserve mempertahankan suku bunga dan pembelian obligasi bulanan stabil, meskipun mengisyaratkan kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) membiarkan suku bunga acuannya tidak berubah dalam kisaran 0% hingga 0,25% dan mengatakan akan melanjutkan pembelian obligasi bulanan senilai $120 miliar.

Tekanan The Fed untuk memberi sinyal akan sikapya untuk mulai mengambil langkah dari akselerator stimulus pada saat inflasi melaju pada tingkat terpanas dalam beberapa tahun terakhir.

The Fed menaikkan prospek suku bunga pada 2023 menjadi 0,6% dari proyeksi sebelumnya 0,1% pada Maret, menandakan dua kenaikan suku bunga 0,25% pada 2023, Ringkasan Proyeksi Ekonomi Fed menunjukkan.

Sementara itu, meningkatnya lapangan pekerjaan yang lebih lemah terlihat dalam beberapa bulan terakhir, yang telah membuat tingkat pengangguran jauh di atas tingkat pra-pandemi, dan memperkuat sikap kebijakan moneter akomodatif Fed karena pemulihan yang tidak merata.

Pedagang akan mengalihkan fokus pada konferensi pers Ketua Fed Jerome Powell pada 14:30 waktu timur AS (1830 GMT), sebagai petunjuk lebih lanjut mengenai tindakan kebijakan moneter di kedepannya termasuk laju pengurangan obligasi.(yds)

Sumber: Investing.com

 

 

PT Kontak Perkasa Futures
PT Kontak Perkasa
PT KP Press


Comments

Popular posts from this blog

Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta

  Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta PT Kontak Perkasa Futures - Saham Asia gagal mengikuti penutupan yang kuat di Wall Street dengan kekhawatiran tentang penyebaran virus corona varian Delta membebani sentimen bahkan setelah data inflasi AS meredakan kekhawatiran Federal Reserve akan terburu-buru untuk mengurangi dukungan ekonominya. Data itu juga menyebabkan dolar mundur terhadap sebagian besar mata uang utama dan imbal hasil Treasury AS turun tipis semalam meskipun keduanya lebih stabil di jam Asia. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,25% pada awal perdagangan, terseret oleh penurunan 0,24% pada saham bluchip China. Indeks Hong Kong turun 0,2% sementara saham Australia sebagian besar datar dan Nikkei Jepang naik 0,35%. (Tgh) Sumber: Reuters PT KP PRESS PT KONTAK PERKASA FUTURES PT KONTAK PERKASA