Skip to main content

Mata Uang Kripto Bangkit, Bitcoin Menguat 12 Persen

 Mata Uang Kripto Bangkit, Bitcoin Menguat 12 Persen


PT Kontak Perkasa Futures - Sebagian besar mata uang kripto menguat setelah koreksi beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan situs coindesk, harga bitcoin menguat 12,4 persen ke level US$32,72 ribu pada Kamis, (10/6) siang. Selain bitcoin, mata uang kripto lain seperti ethereum, litecoin, dogecoin, binance dan dogecoin pun menguat.

Ethereum tercatat menguat 11,82 persen dalam 24 jam terakhir. Sementara itu binance menguat 8,52 persen, dogecoin 5,97 persen, ripple 5,8 persen dan litecoin 9,89 persen.

Harga bitcoin yang menguat di kisaran US$32,72 ribu sayangnya masih jauh dari level tertingginya yakni US$64,82 ribu. Begitu pula dogecoin yang menguat 5,97 persen ke level US$0,3 sen belum kembali ke level harga tertingginya yakni US$0,74 sen.

Sebagian besar mata uang kripto melemah sejak berbagai negara mulai mengeluarkan larangan, salah satunya China.

Di Indonesia, aset kripto masih dilarang sebagai alat bayar dan dianggap sebagai komoditas bursa berjangka, sehingga tak masalah selama digunakan sebagai investasi maupun komoditas yang diperjualbelikan oleh para pelaku pasar.

Baca Juga : Menengok prospek bisnis investasi di tahun politik

Berikut harga 5 mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar dalam 24 jam terakhir:

1. Bitcoin US$36,82 ribu (12,4 persen)
2. Ethereum US$2.551 (11,82 persen)
3. Tether US$1 (-0,06 persen)
4. Binance Coin US$366 (7,65 persen)
5. Cardano US$1,59 (5,02 persen)


Comments

Popular posts from this blog

Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta

  Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta PT Kontak Perkasa Futures - Saham Asia gagal mengikuti penutupan yang kuat di Wall Street dengan kekhawatiran tentang penyebaran virus corona varian Delta membebani sentimen bahkan setelah data inflasi AS meredakan kekhawatiran Federal Reserve akan terburu-buru untuk mengurangi dukungan ekonominya. Data itu juga menyebabkan dolar mundur terhadap sebagian besar mata uang utama dan imbal hasil Treasury AS turun tipis semalam meskipun keduanya lebih stabil di jam Asia. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,25% pada awal perdagangan, terseret oleh penurunan 0,24% pada saham bluchip China. Indeks Hong Kong turun 0,2% sementara saham Australia sebagian besar datar dan Nikkei Jepang naik 0,35%. (Tgh) Sumber: Reuters PT KP PRESS PT KONTAK PERKASA FUTURES PT KONTAK PERKASA