Skip to main content

Minyak Sentuh Tertinggi 2018 karena Pemulihan Permintaan, Pembicaraan Nuklir Iran


PT KP Press - Harga minyak naik ke level tertinggi yang terakhir terlihat pada Oktober 2018 pada hari Senin (28/6) karena Amerika Serikat dan Iran berselisih mengenai kesepakatan nuklir, sehingga menunda lonjakan ekspor minyak Iran, sementara investor mengamati hasil pertemuan OPEC+ pada pekan ini.

Minyak mentah Brent untuk Agustus telah naik 22 sen, atau 0,3%, menjadi $76,40 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS untuk pengiriman Agustus berada di $74,30 per barel, naik 25 sen, atau 0,3%.

Harga minyak naik untuk pekan kelima di pekan lalu karena permintaan bahan bakar rebound karena kuatnya pertumbuhan ekonomi serta peningkatan perjalanan selama musim panas di belahan bumi utara, sementara pasokan minyak mentah global tetap nyaman karena Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya mempertahankan pengurangan produksi. .

OPEC+, mengembalikan 2,1 juta barel per hari (bph) ke pasar dari Mei hingga Juli sebagai bagian dari rencana bertahap untuk melepaskan pembatasan produksi minyak rekor tahun lalu. OPEC+ bertemu pada 1 Juli dan selanjutnya dapat mengurangi pengurangan pasokan pada Agustus karena harga minyak naik karena pemulihan permintaan.(yds)


Sumber: Reuters


PT Kontak Perkasa Futures
PT Kontak Perkasa
PT KP Press

Comments

Popular posts from this blog

Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta

  Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta PT Kontak Perkasa Futures - Saham Asia gagal mengikuti penutupan yang kuat di Wall Street dengan kekhawatiran tentang penyebaran virus corona varian Delta membebani sentimen bahkan setelah data inflasi AS meredakan kekhawatiran Federal Reserve akan terburu-buru untuk mengurangi dukungan ekonominya. Data itu juga menyebabkan dolar mundur terhadap sebagian besar mata uang utama dan imbal hasil Treasury AS turun tipis semalam meskipun keduanya lebih stabil di jam Asia. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,25% pada awal perdagangan, terseret oleh penurunan 0,24% pada saham bluchip China. Indeks Hong Kong turun 0,2% sementara saham Australia sebagian besar datar dan Nikkei Jepang naik 0,35%. (Tgh) Sumber: Reuters PT KP PRESS PT KONTAK PERKASA FUTURES PT KONTAK PERKASA