Minyak Stabil Pasca Kenaikan saat Investor Menilai Adanya Pengetatan Pasar
PT Kontak Perkasa - Minyak stabil di awal perdagangan Asia setelah mengalami lonjakan terbesar dalam empat minggu di tengah tanda-tanda pengetatan pasar AS yang cepat.
Minyak berjangka di New York diperdagangkan mendekati $73 per barel pasca mengalami lonjakan sebanyak 2,8% pada hari Senin. Pasar terus menguat dalam struktur bullish, pada satu rentang waktu untuk minyak mentah AS berkembang ke Backwardation (harga masa depan lebih rendah dari harga spot yang diharapkan pada saat berakhirnya masa depan) terbesar dalam tujuh tahun. Genscape Inc. melaporkan stok di pusat penyimpanan utama Amerika di Cushing turun lagi pekan lalu dari level terendah sejak Maret 2020, menurut seorang sumber.
West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli, yang berakhir Selasa, turun 0,2% menjadi $73,48 per barel di New York Mercantile Exchange pada 7:38 pagi di Singapura. Kontrak Agustus yang lebih aktif kehilangan 0,2% menjadi $72,96.
Brent untuk pengiriman Agustus naik 1,9% menjadi ditutup pada $74,90 di ICE Futures Europe exchange pada hari Senin.(mrv)
Sumber : Bloomberg

Comments
Post a Comment