Skip to main content

Harga Emas Merosot dari $1.800 saat Dolar AS Melonjak

 Harga Emas Merosot dari $1.800 saat Dolar AS Melonjak



Kontak Perkasa Futures - Emas berjangka pada perdagangan hari Rabu (25/8) mengalami penurunan, menuju penurunan harian paling tajam dalam lebih dari dua minggu, karena investor mendorong nilai ekuitas ke rekor dan dolar AS menguat, membebani logam mulia yang dihargakan dalam dolar.

Emas untuk pengiriman Desember diperdagangkan turun $13,80, atau 0,8%, pada $1,794,70 per ounce, kehilangan cengkeramannya di level $1,800, setelah naik 0,1% pada hari Selasa (24/8).

Pakar komoditas mengatakan bahwa emas mungkin terjepit di antara pergerakan rata-rata jangka pendek di $1.793,33 per ounce dan MA 200-hari di $1.812,59, dengan yang terakhir berfungsi sebagai resistensi, karena investor melihat lebih banyak peluang di saham daripada aset safe-haven seperti emas dan obligasi.

Kemerosotan untuk emas batangan juga datang karena dolar, sebagaimana diukur oleh Indeks ICE Dolar AS, naik 0,2%, meskipun berada di jalur untuk penurunan mingguan 0,5%. Selain itu, catatan Treasury 10-tahun berada di sekitar 1,30%, mewakili level tertinggi sekitar dua minggu.

Dolar yang lebih kuat dapat membuat emas batangan yang dipatok dalam dolar relatif mahal bagi pembeli luar negeri, sementara imbal hasil yang menguat dapat membuat utang pemerintah lebih menarik bagi mereka yang mencari aset yang dianggap sebagai tempat berlindung.

Sementara itu, perak untuk pengiriman September diperdagangkan turun 15 sen, atau 0,6%, pada $23,75 per ounce, menyusul kenaikan 1% pada hari Selasa. (Arl)

Sumber : Marketwatch

 

PT KP Press

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa Futures

 

Comments

Popular posts from this blog

Aset Haven Meningkat Terkait Penembakan Pembangkit Nuklir, Emas Naik

  Aset Haven Meningkat Terkait Penembakan Pembangkit Nuklir, Emas Naik Kontak Perkasa Futures  - Emas naik karena meningkatnya permintaan untuk aset haven, setelah penembakan pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa yang menimbulkan kekhawatiran atas keamanan fasilitas di Ukraina. Bullion menuju kenaikan mingguan karena investor mempertimbangkan dampak ekonomi dari invasi Rusia. Lonjakan harga minyak telah memicu kekhawatiran mengenai pertumbuhan global dan risiko inflasi. Sementara harga emas di pasar spot naik sebanyak 0,8% menjadi $1,950.88 per ons, sebelum diperdagangkan pada $1,940,74 pada 09:24 pagi di Singapura. Harga naik lebih dari 2% pekan ini. Palladium bertambah 1,6%, membawa kenaikan pekan ini menjadi sekitar 19%, di tengah kekhawatiran atas potensi gangguan pasokan karena Rusia memproduksi sekitar 40% dari logam yang ditambang secara global. Perak stabil dan platinum naik.(yds) Sumber: Bloomberg PT KP Press Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa PT Ko...

Emas Naik ke Tertingginya 8-Bulan Saat Risiko Ukraina Tingkatkan Permintaan Aset Safe Haven

  Emas Naik ke Tertingginya 8-Bulan Saat Risiko Ukraina Tingkatkan Permintaan Aset Safe Haven PT Kontak Perkasa  - Emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari delapan bulan karena kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan geopolitik memicu permintaan untuk aset haven. Bullion baru saja mencatatkan kenaikan tiga minggu berturut-turut, didorong lebih tinggi oleh kemungkinan konflik di Eropa. Dalam perkembangan terakhir, AS telah mengatakan kepada sekutunya bahwa setiap invasi Rusia ke Ukraina berpotensi membuatnya menargetkan beberapa kota di luar ibu kota Kyiv, menurut tiga orang yang mengetahui masalah tersebut. Presiden Joe Biden mengatakan pada hari Jumat bahwa dia sekarang yakin Presiden Rusia Vladimir Putin telah memutuskan untuk bergerak melawan Ukraina dan bahwa invasi - termasuk serangan di Kyiv - dapat terjadi dalam beberapa hari. Moskow terus menyangkal rencananya untuk menyerang tetangganya yang lebih kecil dan mengatakan telah menarik pasukan kembali dari daerah d...

Bursa Tokyo Dibuka Lebih Tinggi pada Rabu

  Bursa Tokyo Dibuka Lebih Tinggi pada Rabu PT Kontak Perkasa  -  Bursa Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Rabu (16/2) memperpanjang reli Wall Street di tengah meredanya kekhawatiran akan invasi Rusia ke Ukraina. Indeks acuan Nikkei 225 naik 1,42 persen atau 381,03 poin menjadi 27.246,22 pada awal perdagangan, sedangkan Indeks Topix yang lebih luas menguat 1,30 persen atau 24,94 poin menjadi 1.939,64. ( knc ) Sumber : AFP PT KP PRESS Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa PT Kontak Perkasa Futures