Kontak Perkasa Futures - Emas mempertahankan kenaikan pada hari Selasa (21/9) karena kekhawatiran atas efek krisis utang di pengembang China Evergrande Group dan tindakan keras Beijing terhadap sektor real estat mendorong permintaan untuk aset haven.
Kekhawatiran atas sektor real estat China yang mengguncang saham global tidak akan menghalangi bank sentral AS untuk memberi sinyal bahwa pihaknya berada di jalur untuk mengurangi pembelian aset, kata mantan Presiden Fed New York William Dudley. Survei Bloomberg terhadap para ekonom menunjukkan bahwa The Fed kemungkinan akan membuat pengumuman resmi tentang tapering pada bulan November.
Harga emas di pasar spot tergelincir 0,1% menjadi $1.761,75 per ounce pada pukul 12:30 waktu Singapura, setelah naik 0,6% pada hari Senin. Perak stabil di dekat level terendah sejak November, sementara platinum naik 0,9%. Palladium naik 1,2% setelah jatuh 6,6% pada hari Senin. Indeks Spot Dolar Bloomberg turun 0,1% setelah naik 0,1% di sesi sebelumnya. (Arl)
Sumber : Bloomberg

Comments
Post a Comment