Skip to main content

Eropa: Tak Ada Kebutuhan Mendesak untuk Pemberian "Booster"

 Eropa: Tak Ada Kebutuhan Mendesak untuk Pemberian "Booster"


Kontak Perkasa Futures  - Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa mengeluarkan laporan yang mengatakan, berdasarkan bukti yang diperoleh saat ini tidak ada kebutuhan mendesak untuk suntikan penguat vaksin COVID-19 dan kesehatan masyarakat harus tetap berfokus pada upaya vaksinasi dosis awal bagi warga yang memenuhi syarat di negara-negara Eropa.

Laporan itu menambahkan dosis tambahan harus dipertimbangkan untuk individu yang memiliki gangguan dalam sistem kekebalan, yang tidak merespon secara memadai terhadap suntikan awal atau dosis vaksin mereka.

Namun, laporan itu menyatakan bukti terbaru yang tersedia terkait efektivitas "dunia nyata" dan durasi perlindungan oleh semua vaksin virus corona yang diizinkan untuk digunakan di Uni Eropa menunjukkan bahwa vaksin tersebut sangat melindungi terhadap potensi rawat inap terkait COVID-19, penyakit yang parah, dan kematian.

Laporan tersebut juga mencatat negara-negara Eropa harus mempertimbangkan bagaimana dampak pemberian booster terhadap ketersediaan vaksin bagi negara-negara di luar Uni Eropa, yang masih terus berjuang untuk memperoleh dan memberikan dosis awal yang cukup untuk penduduk mereka masing-masing.

Prancis hari Rabu (1/9) menjadi negara Uni Eropa pertama yang mulai memberikan suntikan booster kepada warga berusia di atas 65 tahun, dan kepada mereka yang memiliki masalah kesehatan mendasar agar terlindung dari varian delta virus corona. Otoritas kesehatan Spanyol sedang mempertimbangkan tindakan serupa.

Sumber : VOA


PT Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa 

PT KP Press

Kontak Perkasa Futures 

Comments

Popular posts from this blog

Aset Haven Meningkat Terkait Penembakan Pembangkit Nuklir, Emas Naik

  Aset Haven Meningkat Terkait Penembakan Pembangkit Nuklir, Emas Naik Kontak Perkasa Futures  - Emas naik karena meningkatnya permintaan untuk aset haven, setelah penembakan pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa yang menimbulkan kekhawatiran atas keamanan fasilitas di Ukraina. Bullion menuju kenaikan mingguan karena investor mempertimbangkan dampak ekonomi dari invasi Rusia. Lonjakan harga minyak telah memicu kekhawatiran mengenai pertumbuhan global dan risiko inflasi. Sementara harga emas di pasar spot naik sebanyak 0,8% menjadi $1,950.88 per ons, sebelum diperdagangkan pada $1,940,74 pada 09:24 pagi di Singapura. Harga naik lebih dari 2% pekan ini. Palladium bertambah 1,6%, membawa kenaikan pekan ini menjadi sekitar 19%, di tengah kekhawatiran atas potensi gangguan pasokan karena Rusia memproduksi sekitar 40% dari logam yang ditambang secara global. Perak stabil dan platinum naik.(yds) Sumber: Bloomberg PT KP Press Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa PT Ko...

Emas Naik ke Tertingginya 8-Bulan Saat Risiko Ukraina Tingkatkan Permintaan Aset Safe Haven

  Emas Naik ke Tertingginya 8-Bulan Saat Risiko Ukraina Tingkatkan Permintaan Aset Safe Haven PT Kontak Perkasa  - Emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari delapan bulan karena kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan geopolitik memicu permintaan untuk aset haven. Bullion baru saja mencatatkan kenaikan tiga minggu berturut-turut, didorong lebih tinggi oleh kemungkinan konflik di Eropa. Dalam perkembangan terakhir, AS telah mengatakan kepada sekutunya bahwa setiap invasi Rusia ke Ukraina berpotensi membuatnya menargetkan beberapa kota di luar ibu kota Kyiv, menurut tiga orang yang mengetahui masalah tersebut. Presiden Joe Biden mengatakan pada hari Jumat bahwa dia sekarang yakin Presiden Rusia Vladimir Putin telah memutuskan untuk bergerak melawan Ukraina dan bahwa invasi - termasuk serangan di Kyiv - dapat terjadi dalam beberapa hari. Moskow terus menyangkal rencananya untuk menyerang tetangganya yang lebih kecil dan mengatakan telah menarik pasukan kembali dari daerah d...

Bursa Tokyo Dibuka Lebih Tinggi pada Rabu

  Bursa Tokyo Dibuka Lebih Tinggi pada Rabu PT Kontak Perkasa  -  Bursa Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Rabu (16/2) memperpanjang reli Wall Street di tengah meredanya kekhawatiran akan invasi Rusia ke Ukraina. Indeks acuan Nikkei 225 naik 1,42 persen atau 381,03 poin menjadi 27.246,22 pada awal perdagangan, sedangkan Indeks Topix yang lebih luas menguat 1,30 persen atau 24,94 poin menjadi 1.939,64. ( knc ) Sumber : AFP PT KP PRESS Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa PT Kontak Perkasa Futures