Skip to main content

Harga Minyak Berakhir Melemah di Tengah Kekhawatiran Permintaan

Kontak Perkasa Futures - Minyak berjangka berakhir lebih rendah pada hari Selasa (7/9), dengan Brent membangun kelemahan yang terlihat pada sesi sebelumnya pasca Arab Saudi memangkas harga minyak mentah untuk Asia.

Nada yang lebih lemah datang karena penguatan dolar AS membantu minyak mentah menghapus kenaikan sebelumnya yang mengikuti data perdagangan China yang kuat secara tak terduga.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober turun 94 sen, atau 1,4%, menetap di $68,35 per barel di New York Mercantile Exchange, kontrak akhir bulan depan terendah sejak 26 Agustus, menurut Dow Jones Market Data. Pada hari Senin Pasar AS ditutup untuk liburan Hari Buruh.

Minyak mentah Brent pengiriman November, acuan global, kehilangan 53 sen, atau 0,7%, pada $71,69 per barel di ICE Futures Europe. (Tgh)

Sumber: Marketwatch


PT KP Press

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa Futures

Comments

Popular posts from this blog

Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta

  Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta PT Kontak Perkasa Futures - Saham Asia gagal mengikuti penutupan yang kuat di Wall Street dengan kekhawatiran tentang penyebaran virus corona varian Delta membebani sentimen bahkan setelah data inflasi AS meredakan kekhawatiran Federal Reserve akan terburu-buru untuk mengurangi dukungan ekonominya. Data itu juga menyebabkan dolar mundur terhadap sebagian besar mata uang utama dan imbal hasil Treasury AS turun tipis semalam meskipun keduanya lebih stabil di jam Asia. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,25% pada awal perdagangan, terseret oleh penurunan 0,24% pada saham bluchip China. Indeks Hong Kong turun 0,2% sementara saham Australia sebagian besar datar dan Nikkei Jepang naik 0,35%. (Tgh) Sumber: Reuters PT KP PRESS PT KONTAK PERKASA FUTURES PT KONTAK PERKASA