Skip to main content

Dolar Naik Ditengah Kekhawatiran COVID Memicu Lockdown Kembali

Dolar Naik Ditengah Kekhawatiran COVID Memicu Lockdown Kembali


PT Kontak Perkasa Futures - Dolar naik pada hari Jumat (19/11) karena investor mencari tempat berlindung yang aman setelah Austria mengatakan akan menjadi negara pertama di Eropa Barat yang memberlakukan kembali lockdown penuh di tengah melonjaknya infeksi COVID-19 dan Jerman juga dapat mengikutinya, membuat euro lebih rendah.

Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, naik 0,489% pada 96,029, mendekati level tertinggi 16-bulan di 96,266 yang dicapai pada hari Rabu. Untuk minggu ini, dolar naik sekitar 1%.

Sementara itu, Euro  yang telah merosot sepanjang minggu ini, mencapai level terendah 16-bulan di tengah lonjakan COVID di Eropa dan karena ekspektasi yang telah tumbuh bahwa suku bunga akan dinaikkan lebih cepat di tempat lain, terutama di Amerika Serikat.

Mata uang terkait komoditas, seperti dolar Australia, Selandia Baru, dan Kanada, yang sering dianggap berisiko, semuanya turun.

Euro telah jatuh lebih dari 1% minggu ini terhadap dolar dan turun 0,74% hari ini di $ 1,12895, setelah sebelumnya menyentuh $ 1,1248, level terlemah sejak Juli 2020.

Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde menggandakan posisinya yang berhati-hati pada hari Jumat, mengatakan ECB seharusnya tidak memperketat kebijakan karena itu dapat merusak pemulihan.

Aussie turun 0,58% pada $0,72335 dan Kiwi 0,72% lebih rendah pada $0,69945.

Dolar Kanada turun 0,42% menjadi 1,2652.

Yen Jepang, juga dianggap sebagai mata uang safe-haven, menguat setelah pengumuman lockdown Austria, dan naik 0,22% terhadap dolar pada 113,99 yen.

Sterling kehilangan sebagian dari kenaikannya baru-baru ini dan turun 0,39% di sekitar $1,3448. (Arl)

Sumber : Reuters





Comments

Popular posts from this blog

Aset Haven Meningkat Terkait Penembakan Pembangkit Nuklir, Emas Naik

  Aset Haven Meningkat Terkait Penembakan Pembangkit Nuklir, Emas Naik Kontak Perkasa Futures  - Emas naik karena meningkatnya permintaan untuk aset haven, setelah penembakan pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa yang menimbulkan kekhawatiran atas keamanan fasilitas di Ukraina. Bullion menuju kenaikan mingguan karena investor mempertimbangkan dampak ekonomi dari invasi Rusia. Lonjakan harga minyak telah memicu kekhawatiran mengenai pertumbuhan global dan risiko inflasi. Sementara harga emas di pasar spot naik sebanyak 0,8% menjadi $1,950.88 per ons, sebelum diperdagangkan pada $1,940,74 pada 09:24 pagi di Singapura. Harga naik lebih dari 2% pekan ini. Palladium bertambah 1,6%, membawa kenaikan pekan ini menjadi sekitar 19%, di tengah kekhawatiran atas potensi gangguan pasokan karena Rusia memproduksi sekitar 40% dari logam yang ditambang secara global. Perak stabil dan platinum naik.(yds) Sumber: Bloomberg PT KP Press Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa PT Ko...

Emas Naik ke Tertingginya 8-Bulan Saat Risiko Ukraina Tingkatkan Permintaan Aset Safe Haven

  Emas Naik ke Tertingginya 8-Bulan Saat Risiko Ukraina Tingkatkan Permintaan Aset Safe Haven PT Kontak Perkasa  - Emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari delapan bulan karena kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan geopolitik memicu permintaan untuk aset haven. Bullion baru saja mencatatkan kenaikan tiga minggu berturut-turut, didorong lebih tinggi oleh kemungkinan konflik di Eropa. Dalam perkembangan terakhir, AS telah mengatakan kepada sekutunya bahwa setiap invasi Rusia ke Ukraina berpotensi membuatnya menargetkan beberapa kota di luar ibu kota Kyiv, menurut tiga orang yang mengetahui masalah tersebut. Presiden Joe Biden mengatakan pada hari Jumat bahwa dia sekarang yakin Presiden Rusia Vladimir Putin telah memutuskan untuk bergerak melawan Ukraina dan bahwa invasi - termasuk serangan di Kyiv - dapat terjadi dalam beberapa hari. Moskow terus menyangkal rencananya untuk menyerang tetangganya yang lebih kecil dan mengatakan telah menarik pasukan kembali dari daerah d...

Bursa Tokyo Dibuka Lebih Tinggi pada Rabu

  Bursa Tokyo Dibuka Lebih Tinggi pada Rabu PT Kontak Perkasa  -  Bursa Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Rabu (16/2) memperpanjang reli Wall Street di tengah meredanya kekhawatiran akan invasi Rusia ke Ukraina. Indeks acuan Nikkei 225 naik 1,42 persen atau 381,03 poin menjadi 27.246,22 pada awal perdagangan, sedangkan Indeks Topix yang lebih luas menguat 1,30 persen atau 24,94 poin menjadi 1.939,64. ( knc ) Sumber : AFP PT KP PRESS Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa PT Kontak Perkasa Futures