Skip to main content

Emas Stabil Seiring Pedagang Menilai Risiko Virus Jelang Rilis Data Inflasi

 Emas Stabil Seiring Pedagang Menilai Risiko Virus Jelang Rilis Data Inflasi


PT Kontak Perkasa - Emas bertahan stabil karena investor terus mempertimbangkan ancaman varian virus corona baru terhadap pertumbuhan global menjelang data inflasi utama AS yang akan dirilis Jumat.

Pfizer Inc. dan BioNTech SE mengatakan studi laboratorium awal menunjukkan dosis ketiga vaksin Covid-19 mereka mungkin diperlukan untuk menetralkan varian omicron. Pfizer akan memiliki data yang memberi tahu seberapa baik vaksinnya mencegah infeksi dengan varian baru sebelum akhir tahun, kata Chief Executive Officer Albert Bourla, seraya menambahkan bahwa dia mengharapkan suntikan booster akan "melakukan pekerjaan" dalam memulihkan tingkat perlindungan yang tinggi.

Namun, ketidakpastian yang tersisa tentang dampak omicron membuat pasar global bersiap untuk lebih banyak volatilitas dan beberapa bagian Eropa memberlakukan pembatasan yang bertujuan untuk menekan penyebaran virus.

Fokus investor beralih ke angka harga konsumen AS pada hari Jumat dan pertemuan Federal Reserve minggu depan sebagai petunjuk tentang laju pengurangan. Emas menuju penurunan tahunan pertamanya dalam tiga tahun karena bank sentral secara global mulai mengurangi stimulus era pandemi.

Emas spot stabil di $1.784,85 per ons pada pukul 08:54 pagi di Singapura setelah ditutup sedikit berubah pada hari Rabu. Indeks Spot Dolar Bloomberg bergerak lebih tinggi setelah turun 0,3% di sesi sebelumnya. Perak dan platinum sedikit berubah, sementara paladium mengalami kenaikan. (knc)

Sumber : Bloomberg


PT KP Press

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa Futures

Comments

Popular posts from this blog

Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta

  Saham Asia Jatuh di Tengah kekhawatiran Virus Varian Delta PT Kontak Perkasa Futures - Saham Asia gagal mengikuti penutupan yang kuat di Wall Street dengan kekhawatiran tentang penyebaran virus corona varian Delta membebani sentimen bahkan setelah data inflasi AS meredakan kekhawatiran Federal Reserve akan terburu-buru untuk mengurangi dukungan ekonominya. Data itu juga menyebabkan dolar mundur terhadap sebagian besar mata uang utama dan imbal hasil Treasury AS turun tipis semalam meskipun keduanya lebih stabil di jam Asia. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,25% pada awal perdagangan, terseret oleh penurunan 0,24% pada saham bluchip China. Indeks Hong Kong turun 0,2% sementara saham Australia sebagian besar datar dan Nikkei Jepang naik 0,35%. (Tgh) Sumber: Reuters PT KP PRESS PT KONTAK PERKASA FUTURES PT KONTAK PERKASA