Skip to main content

Wall St Berakhir Turun Tajam Ditengah Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga Fed yang Agresif

 Wall St Berakhir Turun Tajam Ditengah Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga Fed yang Agresif


Kontak Perkasa Futures - Wall Street berakhir melemah tajam pada hari Kamis (10/2) setelah data harga konsumen AS datang lebih panas dari yang diharapkan dan komentar berikutnya dari pejabat Federal Reserve menimbulkan kekhawatiran bank sentral AS yang akan menaikkan suku bunga secara agresif untuk melawan inflasi.

Data Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan harga konsumen melonjak 7,5% bulan lalu pada basis tahun-ke-tahun, melampaui perkiraan ekonom sebesar 7,3% dan menandai kenaikan inflasi tahunan terbesar dalam 40 tahun terakhir.

Saham AS jatuh lebih jauh setelah Presiden Federal Reserve Bank St. Louis James Bullard mengatakan data telah membuatnya "secara dramatis" lebih hawkish. Bullard, anggota pemungutan suara komite penetapan suku bunga Fed tahun ini, mengatakan dia sekarang menginginkan persentase penuh kenaikan suku bunga pada 1 Juli.

S&P 500 kehilangan 83,13 poin, atau 1,81%, menjadi berakhir pada 4.504,05 poin, sedangkan Indeks Nasdaq Composite turun 304,73 poin, atau 2,10%, menjadi 14.185,64. Dow Jones Industrial Average melemah 526,33 poin, atau 1,47%, menjadi 35.241,69.

S&P 500 sekarang turun sekitar 5% pada tahun 2022, dan Nasdaq turun sekitar 9%.

Semua dari 11 indeks sektor S&P 500 turun, dengan sektor teknologi dan real estat memimpin penurunan. (knc)

Sumber : Reuters


PT Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

Kontak Perkasa Futures

PT KP PRESS

Comments

Popular posts from this blog

Aset Haven Meningkat Terkait Penembakan Pembangkit Nuklir, Emas Naik

  Aset Haven Meningkat Terkait Penembakan Pembangkit Nuklir, Emas Naik Kontak Perkasa Futures  - Emas naik karena meningkatnya permintaan untuk aset haven, setelah penembakan pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa yang menimbulkan kekhawatiran atas keamanan fasilitas di Ukraina. Bullion menuju kenaikan mingguan karena investor mempertimbangkan dampak ekonomi dari invasi Rusia. Lonjakan harga minyak telah memicu kekhawatiran mengenai pertumbuhan global dan risiko inflasi. Sementara harga emas di pasar spot naik sebanyak 0,8% menjadi $1,950.88 per ons, sebelum diperdagangkan pada $1,940,74 pada 09:24 pagi di Singapura. Harga naik lebih dari 2% pekan ini. Palladium bertambah 1,6%, membawa kenaikan pekan ini menjadi sekitar 19%, di tengah kekhawatiran atas potensi gangguan pasokan karena Rusia memproduksi sekitar 40% dari logam yang ditambang secara global. Perak stabil dan platinum naik.(yds) Sumber: Bloomberg PT KP Press Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa PT Ko...

Emas Naik ke Tertingginya 8-Bulan Saat Risiko Ukraina Tingkatkan Permintaan Aset Safe Haven

  Emas Naik ke Tertingginya 8-Bulan Saat Risiko Ukraina Tingkatkan Permintaan Aset Safe Haven PT Kontak Perkasa  - Emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari delapan bulan karena kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan geopolitik memicu permintaan untuk aset haven. Bullion baru saja mencatatkan kenaikan tiga minggu berturut-turut, didorong lebih tinggi oleh kemungkinan konflik di Eropa. Dalam perkembangan terakhir, AS telah mengatakan kepada sekutunya bahwa setiap invasi Rusia ke Ukraina berpotensi membuatnya menargetkan beberapa kota di luar ibu kota Kyiv, menurut tiga orang yang mengetahui masalah tersebut. Presiden Joe Biden mengatakan pada hari Jumat bahwa dia sekarang yakin Presiden Rusia Vladimir Putin telah memutuskan untuk bergerak melawan Ukraina dan bahwa invasi - termasuk serangan di Kyiv - dapat terjadi dalam beberapa hari. Moskow terus menyangkal rencananya untuk menyerang tetangganya yang lebih kecil dan mengatakan telah menarik pasukan kembali dari daerah d...

Bursa Tokyo Dibuka Lebih Tinggi pada Rabu

  Bursa Tokyo Dibuka Lebih Tinggi pada Rabu PT Kontak Perkasa  -  Bursa Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Rabu (16/2) memperpanjang reli Wall Street di tengah meredanya kekhawatiran akan invasi Rusia ke Ukraina. Indeks acuan Nikkei 225 naik 1,42 persen atau 381,03 poin menjadi 27.246,22 pada awal perdagangan, sedangkan Indeks Topix yang lebih luas menguat 1,30 persen atau 24,94 poin menjadi 1.939,64. ( knc ) Sumber : AFP PT KP PRESS Kontak Perkasa Futures PT Kontak Perkasa PT Kontak Perkasa Futures