Skip to main content

Posts

Kecelakaan di Assen Bikin Lorenzo Pilih Berhenti dari MotoGP

Kecelakaan di Assen Bikin Lorenzo Pilih Berhenti dari MotoGP PT Kontak Perkasa Futures - Jorge Lorenzo mengaku dirinya masih bisa bersaing di balapan MotoGP andai tak mengalami cedera. Namun, kecelakaan di Assen membuatnya memilih pensiun. Balapan di Sirkuit Valencia di bulan November 2019 menjadi race terakhir yang diikuti Lorenzo dalam kariernya. Ia memutuskan pensiun di usia 32 tahun usai MotoGP musim 2019 berakhir. Cedera menjadi faktor utama dibalik keputusan gantung helm juara dunia lima kali itu. Sejak balapan di Aragon tahun 2018, Lorenzo memang kerap dihantam berbagai masalah pada beberapa bagian tubuhnya lantaran mengalami crash. Kecelakaan parah yang dialaminya di Sirkuit Assen, Belanda, pada Juni 2019 menyebabkan retak pada dua tulang belakangnya. Sejak saat itu, ia berpikir ulang soal kelanjutan kariernya dan memutuskan pensiun dari dunia balap. Baca Juga : Menengok prospek bisnis investasi di tahun politik "Beberapa cedera yang saya alami mendorong keputusan ...

Wisata Jakarta, Biasa Sampai Non Mainstream

Wisata Jakarta, Biasa Sampai Non Mainstream PT KP Press - DKI Jakarta menyimpan banyak objek wisata, dari yang biasa sampai yang non mainstream. Liburan akhir tahun di Jakarta, semuanya ada sini. Dimulai dari Jakarta di Tahun 2019 ini, selama 12 bulan ke depan Saya akan berkeliling untuk ikut seminar demi beberapa ilmu. Pilihan saya landing di Halim Perdanakusuma untuk mendekatkan rute wisata yang saya akan kunjungi karena sebagian terletak di Jakarta Timur. Wisata pertama saya dari Halim menuju Aircrew Sensation. Tempat tersebut adalah simulator pilot Boeing 737. Kali ini Saya akan mencoba untuk menjadi pilot dalam 1 jam ke depan. Ada beberapa pilihan paketnya, dari 30 menit hingga beberapa jam. Di sini kita akan mengetahui dan mempraktekkan bagaimana persiapan pesawat sebelum terbang, pada saat mengudara dan persiapan mendarat hingga akhir mendarat. Kita pun akan dijelaskan sekilas tentang aviasi. Beranjak dari tempat tersebut, saya mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah (TMII)...

4 Tanda Mobil Perlu Turun Mesin

4 Tanda Mobil Perlu Turun Mesin PT Kontak Perkasa Futures - Turun mesin atau overhaul jadi hal yang tidak diinginkan setiap pemilik mobil. Sebab proses ini bakal memakan waktu lama dan biaya yang tidak sedikit. Sesuai rekomendasi, turun mesin disarankan setiap interval 150.000 km. Tapi karena suatu hal, bukan tidak mungkin turun mesin dilakukan lebih cepat dari patokan tersebut. Melansir dari laman Suzuki Indonesia, ada beberapa gejala atau tanda yang dapat diperhatikan pemilik mobil untuk mempertimbangkan proses turun mesin. Apa saja? Pertama adalah ketika knalpot mengeluarkan asap Putih. Ketika knalpot mobil Anda mengalami hal itu, tandanya ada oli yang masuk ke ruang bakar. Masuknya oli ke ruang bakar mesin umumnya disebabkan ring piston yang aus atau baret pada boring piston. Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas Selanjutnya adalah gejala mesin pincang akibat busi berkerak. Tandanya suara mesin aneh, brebet ketika berakselerasi, dan penurunan rpm d...

Apa Spesialnya Motor Kaesang yang Dipakai Riding Bareng Jokowi?

Apa Spesialnya Motor Kaesang yang Dipakai Riding Bareng Jokowi? PT KP Press - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki hobi naik motor. Hobi tersebut menurun ke putra-putranya. Kemarin, Jokowi berkesempatan riding bareng putra bungsunya, Kaesang Pangarep. Jokowi menggunakan motor kustom Kawasaki W175 bergaya chopper/bobber hasil garapan bengkel Katros Garage. Sedangkan Kaesang mengawal Jokowi di belakangnya menggunakan Royal Enfield Himalayan. Apa spesialnya motor jangkung yang dipakai Kaesang saat motoran bareng Jokowi kemarin? Royal Enfield Himalayan merupakan motor petualang yang dirancang untuk berkelana di jalanan on-road maupun offroad. Motor ini disebut memiliki DNA khusus motor petualang yang juga mudah dikendarai sehingga cocok juga untuk dipakai sebagai kendaraan sehari-hari. Selain itu, Royal Enfield Himalayan juga diklaim cocok bagi pengendara yang sudah berpengalaman maupun para pemula, untuk berkegiatan berkendara dengan hanya memiliki satu motor. Baca Juga : Menengok ...

Buang Air Sembarangan, Awal Mula Anggota Brimob Tewas Dianiaya Massa di Yahukimo, Papua

Buang Air Sembarangan, Awal Mula Anggota Brimob Tewas Dianiaya Massa di Yahukimo, Papua PT Kontak Perkasa Futures - Penganiayaan terhadap anggota Brimob dari Mapolda Riau yang ditugaskan ke Papua, Brigadir Hendra Saut Sibarani, diawali saat anggota Polres Yahukimo, menegur seorang pria yang buang air kecil sembarangan di sekitar Mapolres Yahukimo, Papua, Rabu (18/12/2019). Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Kamal mengatakan, awalnya anggota yang sedang melaksanakan piket penjagaan di Mapolres Yahukimo menyelesaikan kesalahpahaman antara Camat Distrik Lolat dengan masyarakat Lolat (pak guru). Petugas kemudian melihat ada warga yang buang air kecil di samping pos jaga Mapolres Yahukimo. Polisi yang menegur warga itu malah dihina. Pertengkaran terjadi. Warga tersebut memanggil warga lainnya yang sedang berkumpul di pinggir jalan. Situasi semakin tidak kondusif, warga bertindak brutal dan melempari Mapolres Yahukimo. Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik Kekaca...

RI Bisa Bikin Kereta Sendiri, Tapi Relnya Masih Impor 100%

RI Bisa Bikin Kereta Sendiri, Tapi Relnya Masih Impor 100% PT KP Press - Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Harjanto mengungkapkan industri baja nasional belum bisa memproduksi rel kereta. Saat ini untuk memenuhi kebutuhan tersebut harus impor 100%. "Soal kereta api, relnya apa bisa kita buat? Saya tanya, ada nggak pabriknya? Nggak ada juga. Relnya terpaksa kita impor juga," kata dia ditemui di Menara Batavia, Jakarta, Rabu (18/12/2019). Dia menjelaskan baru sebagian komponen yang bisa diproduksi di dalam negeri, sebagai contoh Bogie yang merupakan sistem kesatuan roda pada kereta api, kemudian sistem pengkabelan (wiring). "Iya (rel masih impor 100%). Sekarang kalau Bogie kita sudah buat, wiring untuk kereta api kita sudah buat dan sebagainya. Nah itu sudah beberapa yang kita buat di dalam negeri," sebutnya. Baca Juga : Menengok prospek bisnis investasi di tahun politik Dia menjelaskan bahwa diperkira...

Ingat Lagi Cara Naik Motor di Jalanan Licin Saat Hujan

Ingat Lagi Cara Naik Motor di Jalanan Licin Saat Hujan Kontak Perkasa Futures - Hujan kembali mengguyur beberapa wilayah. Siang ini di wilayah Jakarta, hujan deras melanda. Hujan deras yang membuat jarak pandang terbatas hingga jalanan licin ini mengharuskan pengendara khususnya roda dua lebih berhati-hati. Hujan yang mengguyur membuat jalanan basah dan licin. Makanya, pemotor harus makin waspada saat berkendara di kondisi seperti demikian. Dikutip dari berbagai sumber, ada beberapa tips aman mengendarai sepeda motor di jalanan licin. Pertama, yang paling penting adalah menjaga jarak dengan kendaraan di depan. Soalnya, jalanan licin membuat jarak pengereman harus lebih jauh. Pada kondisi jalan licin, untuk menghentikan laju kendaraan perlu jarak aman yang cukup. Selanjutnya, pastikan keadaan aman saat ingin menyalip kendaraan lain. Usahakan kondisi jalan dari arah berlawanan benar-benar kosong, sehingga motor bisa menyalip dengan aman. Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di T...